×
Ad

Doktif Kembali Serang Richard Lee Soal Buzzer hingga Dugaan TPPU

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Kamis, 30 Apr 2026 15:05 WIB
Doktif Kembali Serang Richard Lee Soal Buzzer hingga Dugaan TPPU. (Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom)
Jakarta -

Sosok Doktif atau dokterSamira masih terus melontarkan pernyataan keras terhadap Richard Lee meski yang bersangkutan kini telah ditahan di Polda Metro Jaya. Dalam keterangannya, ia menegaskan laporan terhadapYouTuber sekaligus dokter kecantikan itu berasal darinya terkait dugaan pencemaran nama baik.

"Yang jelas kalau dari Doktif sudah pasti memang laporannya Doktif, karena dia tersangka DRL diduga sudah memfitnah Doktif terang-terangan mengatakan bahwa Doktif menggunakan stafnya dia untuk menjatuhkan nama dia. Ya, itu adalah fitnah yang sangat keji," kata Doktif di Polda Metro Jaya, Rabu (29/4/2026).

Doktif menilai saat ini adalah momentum bagi Richard Lee untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. Ia juga menyinggung simbol pakaian berwarna oranye yang dikenakannya.

"Dan sekarang saatnya dia mempertanggungjawabkan itu semua dalam kondisi dia sedang berada di dalam tahanan. Nah, kalau misalnya dia tidak berani menghadapi, Doktif kali ini menggunakan busana oranye. Jadi di sini Doktif bilang semangat korsa," ujarnya.

Saat ditanya makna di balik pakaian tersebut, Doktif menyebutnya sebagai bentuk solidaritas sekaligus sindiran.

"Ya, semangat solidaritas. Supaya kamu nggak malu, karena selama ini kan kamu sering banget menjelekkan Doktif, menyerang Doktif melalui akun-akun buzzer receh kamu. Doktif hadapi kamu dengan baju yang sama," lanjutnya.

Meski demikian, ia menegaskan pakaian yang dikenakannya berbeda dengan atribut tahanan.

"Ya, tapi bajunya ini bukan baju yang seperti yang kamu gunakan. Ini baju dengan desainer tertentu, tetapi mencerminkan bahwa Doktif tidak takut dengan warna oranye sama sekali. Selama yang Doktif sampaikan adalah kebenaran, tidak sedikitpun Doktif akan mundur," tegasnya.

Selain itu, Doktif juga kembali menuduh Richard Lee telah mencemarkan nama baiknya dan mendesak agar hal tersebut dipertanggungjawabkan.

"Ya, jadi kamu yang memfitnah Doktif, kamu yang mencemarkan nama baik Doktif, pertanggungjawabkan perbuatan kamu. Jangan karena dulu selama kamu masih di luar petantang-petenteng menggunakan akun-akun buzzer, sekarang di dalam kamu ketakutan untuk berhadapan dengan Doktif. Itulah mental-mental pengecut," ucapnya.

Tak hanya itu, Doktif juga menyinggung dugaan keterlibatan pihak lain, termasuk istri Richard Lee dalam kasus yang berkembang.

"Doktif ingin menanyakan kepada penyidik, bagaimana dengan dugaan keterlibatan pasal 55 terhadap istrinya. Karena mereka berdua menjual bersama-sama. Istrinya ikut menikmati hartanya, harusnya bertanggung jawab," katanya.

Ia juga mempertanyakan perkembangan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang disebut belum terdengar kelanjutannya.

"Dan juga dugaan TPPU. Ya yang sampai saat ini belum juga terdengar," katanya.

Sementara itu, terkait isu keterlibatan buzzer, Doktif membantah pernah terlibat. Ia mengklaim tidak ada hubungan maupun aliran dana dengan pihak-pihak tersebut.

"Kalau Doktif dipanggil itu sebagai dugaan ada keterlibatan tentang buzzer. Tetapi setelah diselidiki lebih lanjut, buzzer tersebut tidak pernah mengenal Doktif. Tidak ada aliran dana, jadi sama sekali tidak. Framing-nya seolah-olah Doktif terlibat, padahal tidak akan pernah terbukti," pungkasnya.

Di sisi lain, kuasa hukum Richard Lee, Abdul Haji Talaohu, turut menanggapi tudingan terkait dugaan TPPU dan keterlibatan istri kliennya.

"Kalau TPPU itu dari awal kan nggak kelihatan ya, dari berkas itu ya. Dan sudah dilimpahkan, P19 dan kemungkinan sudah diserahkan berkas ke Kejaksaan Tinggi, tidak ada pasal TPPU," ujar Abdul.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai dugaan keterlibatan istri Richard Lee, ia membantah tegas.

"Nggak ada. Oke, sip ya, terima kasih ya," tutupnya.



Simak Video "Video: Respons Doktif soal Klaim Richard Lee yang Bilang Produknya Lulus BPOM"

(fbr/mau)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork