YouTuber Alip Ba Ta Diperkirakan Raup Rp 8,8 M Setahun

Tim Detikcom - detikHot
Kamis, 09 Sep 2021 15:16 WIB
Alip Ba Ta
Foto: dok. Screenshot YouTube
Jakarta -

Pria asal Ponorogo, Jawa Timur, Alif Gustakhiyat atau yang dikenal dengan nama Alip Ba Ta disebut-sebut mampu meraup penghasilan sebesar Rp 8,8 miliar selama satu tahun. Pundi-pundi rupiah itu ia dapatkan dari berbagai konten YouTube-nya.

Terhitung hingga berita ini ditulis pada Kamis (9/9/2021), akun YouTube miliknya, Alip_Ba_Ta telah memiliki pengikut sebesar 4,95 juta. Masing-masing video yang diunggahnya rata-rata telah ditonton oleh jutaan penonton.

Contohnya video dirinya membawakan ulang lagu My Heart Will Go On dari Celene Dion yang telah ditonton 3,5 juta kali atau Kiss the Rain dari Yiruma yang ditonton 4,3 juta kali.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Social Blade, terhitung pada September 2021, Alip Ba Ta memperoleh estimasi pendapatan mingguan sebesar USD 758 hingga USD 12,1 ribu atau senilai Rp 10,78 juta hingga Rp 172,13 juta.

Sementara itu, dalam 30 hari terakhir, kanal YouTube milik Alip Ba Ta dapat meraup penghasilan sebesar USD 3,2 ribu hingga USD 52 ribu atau Rp 45,5 juta hingga Rp739,76 juta.

Dari data di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa pendapatan Alip Ba Ta satu tahun berkisar di angka USD 39 ribu hingga USD 623 ribu atau senilai Rp 554,8 juta hingga Rp 8,8 miliar.

Sementara, bila dihitung dengan kalkulator perkiraan pendapatan YouTuber yang disediakan InfluencerMarketingHub.com, dengan total 4,94 juta subscribers di YouTube, perkiraan pendapatan satu video Alip Ba Ta bisa menembus angka USD 10.680.

Di channel tersebut, Alip Ba Ta sudah punya 106 video yang diunggah. Dengan asumsi semua video mendapatkan penghasilan yang sama dengan angka di atas maka diperkirakan Alip Ba Ta memperoleh penghasilan USD 1.132.080 atau setara dengan Rp 16,1 M.

Berbeda dengan perhitungan AdSense. Seperti dilansir CNBC, penghasilan dari Youtube bukan hanya berdasarkan jumlah klik ataupun view pada iklan yang muncul, melainkan juga berdasarkan negara, topik video, dan harga iklan atau AdSense itu sendiri. AdSense merupakan produk jaringan periklanan dari Google yang keuntungannya ditentukan oleh banyak faktor.

Google diperkirakan akan membayar 68% dari pendapatan AdSense mereka, jadi untuk setiap US$ 100 yang dibayarkan pengiklan, Google membayar USD 68 kepada Youtuber.

Tarif aktual yang dibayarkan pengiklan bervariasi, biasanya antara USD 0,10 hingga USD 0,30 per tampilan, tetapi rata-rata keluar di USD 0,18 per tampilan. Rata-rata saluran YouTube dapat menerima USD 18 per 1.000 tampilan iklan. Ini sama dengan USD 3 - 5 per 1.000 tampilan video.

Hanya saja perhitungan ini tidak serta merta bisa diaplikasikan ke channel YouTube Alip Ba Ta lantaran video yang diunggahnya merupakan video cover lagu. Hal itu membuat channel ini bentrok dengan aturan hak cipta lagu.

Selain Revenue per Mille dan AdSense, aturan cover itu juga mempengaruhi channel YouTube Alif Ba Ta. Terkait cover lagu, musisi dan juga Ketua Federasi Serikat Musik Indonesia (FESMA), Candra Darusman, menyebut ada aturan berbeda.

Misalnya apabila cover dari lagu diunggah ke YouTube atau layanan digital lainnya, pemegang hak cipta berhak mendapatkan hak ekonomi yang timbul sesuai dengan aturan platform penyedia layanan.

"Misalnya YouTube, dia kan memiliki aturan sendiri. Jadi tanpa mengabaikan praktik yang berjalan," ujar Candra.

Alip Ba Ta memulai kanal YouTube-nya sejak 2018. Gaya bermain gitarnya yang khas membuatnya cepat dikenal. Tidak hanya menggunakan gaya fingerstyling, ia juga kerap menyisipkan nada khas Indonesia. Hal itu menjadi pembeda antara dirinya dan musisi lainnya.

Permainan gitar Alip Ba Ta terdengar ke negara lain. Beberapa musisi dunia pun mengungkapkan pujian untuknya.

Tonton juga Peluang Bisnis Fried Chicken Gerobakan Rp 5 Juta

[Gambas:Video 20detik]



(srs/dar)