Kabar membanggakan datang dari artis sekaligus penyanyi Agatha Chelsea. Ia baru saja membawa kabar bahagia seusai berhasil menembus program magister di empat universitas bergengsi dunia.
Agatha Chelsea resmi diterima di Harvard Graduate School of Education dan Teachers College Columbia University. Selain dua kampus Ivy League tersebut, ia juga lolos seleksi masuk New York University (NYU) dan National University of Singapore (NUS) dalam satu siklus pendaftaran.
Langkahnya untuk melanjutkan studi rupanya tidak diputuskan secara instan. Seusai lulus sarjana, ia sengaja terjun ke dunia kerja terlebih dahulu demi mendapatkan pengalaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejak menyelesaikan studi sarjana, sebenarnya ada bagian dari diri saya yang tahu bahwa saya ingin terus belajar. Namun setelah mempertimbangkannya, saya memutuskan untuk tidak langsung kembali ke bangku kuliah dan memilih bekerja terlebih dahulu," kata Agatha Chelsea dalam keterangan resmi yang diterima detikcom, Rabu (18/3/2026).
Fase tersebut akhirnya memberikan arah bagi perjalanan akademiknya. Ia merasa menemukan panggilan untuk mengawinkan ilmu sains pembelajaran dengan media.
"Pada masa itu juga saya menemukan arah yang terasa sangat bermakna bagi saya, yaitu menjembatani learning science dan media. Memahami bagaimana manusia belajar, lalu menerjemahkan pemahaman itu menjadi storytelling dan hiburan yang dapat membantu orang berpikir dan berkembang," jelasnya.
Selama proses pendaftaran, Agatha Chelsea mengaku sempat merasa kurang percaya diri. Harvard dan Columbia diakuinya sebagai dua kampus impian yang terasa sangat mengintimidasi.
"Sejujurnya saya tidak terlalu berharap banyak. Karena itu saya memutuskan untuk mendaftar ke empat universitas, agar memiliki lebih banyak kemungkinan," tuturnya.
Baca juga: Agatha Chelsea Bikin Nyaman Usai Comeback |
Hasil pendaftaran tersebut jauh melampaui ekspektasi. Agatha Chelsea sukses memborong surat penerimaan dari keempat kampus incaran tersebut.
"Ternyata hasilnya jauh lebih baik dari yang saya bayangkan, dan saya sangat bersyukur bisa diterima di semua program yang saya lamar," ungkapnya.
Saat ini, Agatha Chelsea tengah menimbang pilihan universitas sebagai pelabuhan pendidikan selanjutnya. Ia juga berkomitmen untuk terus membesarkan NewronEdu agar akses pendidikan berbasis ilmu pengetahuan di Indonesia semakin luas.
"Rasa bahagia yang saya rasakan bahkan sulit digambarkan dengan kata-kata. Sekarang muncul pertanyaan baru yang akan menentukan bab berikutnya dalam perjalanan saya. Kota mana dan universitas yang mana," pungkasnya.
Sebelumnya, Agatha Chelsea telah merampungkan pendidikan sarjana di University of Melbourne. Ia berhasil meraih gelar Bachelor of Science di bidang Neuroscience dan Psychology dengan catatan akademik gemilang.
Berbekal latar belakang tersebut, Agatha Chelsea mulai mendalami hubungan antara otak, teknologi, dan cara belajar manusia. Ia pun mendirikan platform edukasi bernama NewronEdu guna memperkenalkan konsep brain-based learning kepada generasi muda.
(ahs/mau)











































