Kronologi Kerja Sama Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid dengan Hanania Group

Kronologi Kerja Sama Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid dengan Hanania Group

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Rabu, 10 Jun 2026 21:38 WIB
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid di Polda Metro Jaya. Foto: Ahsan/detikHOT
Jakarta -

Keterlibatan pasangan selebritas Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid, dalam kasus dugaan penipuan umrah PT Khazanah Tamma International atau Hanania Group mulai terungkap secara jelas.

Tim kuasa hukum Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid, Sangun Ragahdo, menjelaskan kerja sama tersebut tidak terjadi secara instan sesaat sebelum keberangkatan mereka pada akhir 2025. Sebaliknya, manajemen Hanania Group, tercatat sudah berulang kali mencoba melobi adik Atta Halilintar itu jauh sebelum menikah dengan Aaliyah Massaid.

"Jadi pertamanya ini memang sebetulnya untuk approach dari Hanania Group ini, Hanania Group-lah yang me-approach pertama ke Thariq. Ini sudah lama, itu sebelum mereka berdua menikah bahkan. Cuma memang ya mungkin Thariq-nya juga belum pas lah, belum cocok segala macam, akhirnya didiemin," kata Sangun Ragahdo di Polda Metro Jaya, Rabu (10/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Setelah sempat mengabaikan tawaran tersebut, Thariq Halilintar kembali dihubungi oleh pihak Hanania Group pada akhir 2025. Pada momen tersebut, pihak travel kembali melayangkan permohonan kerja sama promosi mengingat status Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid yang sedang menjadi sorotan publik sebagai pasangan baru.

"Menikah segala macam udah, di tahun 2025 akhirnya di-approach lagi itu pada bulan November. Ini mereka yang meminta untuk mengajak kerja sama," beber Sangun Ragahdo.

Sebelum menyetujui kontrak tersebut, Thariq Halilintar diketahui, sempat melakukan verifikasi mandiri terhadap kredibilitas perusahaan. Ia mencoba memastikan, travel tersebut memiliki rekam jejak yang baik dan mampu melayani jemaah secara profesional sebelum ia mempromosikannya ke pengikutnya di media sosial.

"Akhirnya bulan Desember Thariq mencari informasi lah, ini tuh apakah merupakan travel yang kredibel, travel yang memiliki kapabilitas untuk memberangkatkan orang yang baik, apakah namanya baik dan lain sebagainya," jelas Sangun Ragahdo.

Berdasarkan hasil penelusuran Thariq Halilintar pada November 2025, Hanania Group kala itu memang terlihat sebagai perusahaan yang stabil dan telah sukses memberangkatkan banyak jemaah. Hal inilah, yang menjadi alasan utama mengapa akhirnya bersedia menerima kontrak kerja sama dan berangkat umrah pada Desember 2025.

"Memang pada saat itu di bulan November setelah dicek, ini memang travel yang bagus gitu loh. Bagus dalam artian telah memberangkatkan banyak orang, ada event-event untuk para jemaah dan lain sebagainya. Sehingga pekerjaan ini diterima oleh Thariq," tegas Sangun Ragahdo.

Namun, situasi berubah drastis beberapa bulan setelah kepulangan mereka dari Tanah Suci. Masalah hukum Hanania Group, mulai mencuat ke permukaan pada periode Maret atau April 2026, yang kemudian menyeret nama-nama besar yang pernah bekerja sama dengan mereka ke ranah kepolisian.

"Kembali ke Tanah Air semua tidak ada masalah. Ternyata di bulan Maret ini, Maret kalau nggak salah Maret atau April saya lupa ya, timbullah masalah seperti ini," pungkas Sangun Ragahdo.




(ahs/wes)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads