Kata Ustaz: Beragama Itu Tak Bisa Dipaksakan

Desi Puspasari - detikHot
Selasa, 15 Feb 2022 06:00 WIB
Gus Miftah, pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta
Gus Miftah tegaskan dalam Kata Ustaz, tidak boleh ada paksaan dalam beragama. Foto: Wahyudi (20detik)
Jakarta -

Heboh soal Natasha Wilona yang disebut mualaf hanya karena sebuah video. Video bernarasikan kisah Natasha Wilona yang diislamkan oleh Gus Miftah menjadi heboh.

Bahkan Natasha Wilona sudah mendengar sendiri video tersebut. Dia pun membantah soal kabar mualaf.

Begitu juga dengan Gus Miftah. Gus Miftah menegaskan dirinya belum pernah mengislamkan Natasha Wilona. Gus Miftah yang awalnya tak mau berkomentar memilih untuk diam.

Tapi, kabar Natasha Wilona semakin ramai di media sosial. Hingga akhirnya Gus Miftah angkat bicara.

Gus Miftah memang sudah beberapa kali mengislamkan jamaahnya, termasuk artis, yakni Deddy Corbuzier dan Dj Katty Butterfly.

Kata Ustaz kali ini membahas soal memilih agama. Gus Miftah ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan menegaskan orang beragama itu tak bisa dipaksakan.

Gus Miftah menegaskan tak terganggu diisukan menuntun Natasha Wilona mualaf. Akan tetapi, dia terganggu apabila ada yang berpikiran semua non Islam saat bertemu Gus MIftah akan jadi mualaf.

Berikut penjelasan Gus Miftah soal beragama:

Saya justru terganggunya adalah seolah-olah, orang non Islam kalau ketemu Gus Miftah itu nanti mualaf. Itu bahaya lo itu. Jadi kalau ketemu Miftah mualaf? Nggak!

Dari sekian banyak orang yang kita Islamkan atau yang masuk Islam melalui saya itu adalah rata-rata karena mereka merasa happy dan nyaman dengan pola beragama saya yang enjoy. Itu saja.

Dulu, sahabat kita DJ Katty, 'Kenapa you sama Gus Miftah?' Ya karena kita nyaman saja melihat Gus Miftah beragama. Mas Deddy tuh, kalau Mas Deddy alasannya jelas, karena dia mau masuk Islam lewat pintu yang ramah bukan pintu yang suka marah-marah.

Kalau yang lain-lain ya karena Islam Anda rileks, enjoy, dan menyenangkan.

Ya kita mendoakan (orang jadi mualaf) boleh-boleh saja. Yang nggak boleh itu adalah memaksakan beragama.

لَا إكْرَاه فِي الدِّين قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْد مِنْ الْغَيّ

(Laa ikraha fiddin)

"Tidak ada paksaan dalam memeluk agama. Sungguh telah jelas antara kebenaran dan kesesatan." (QS. Al Baqarah: 256).



Simak Video "Gus Miftah Angkat Bicara soal Kabar Azka Mau Jadi Mualaf"
[Gambas:Video 20detik]
(pus/wes)