Ustaz Solmed: Bukan Musiknya yang Salah, Tapi....

Pingkan Anggraini - detikHot
Senin, 02 Agu 2021 15:45 WIB
Ustaz Solmed dan April Jasmine saat ditemui di kawasan Trans TV.
Ustaz Solmed ikut komentar soal musik yang disebut haram. Foto: Palevi S/detikFoto
Jakarta -

Ustaz Solmed ikut memberikan tanggapan terkait isu musik yang disebut haram oleh Uki eks NOAH. Ustaz Solmed menjelaskan, hal itu tergantung dari setiap ajaran yang diikuti oleh pribadi orang masing-masing.

Banyak yang mendukung dengan adanya musik, namun tak sedikit juga yang menggemborkan perihal musik itu haram.

Ustaz Solmed kemudian memberikan penjelasannya mengenai musik yang dapat dikatakan haram. Dalam hal ini ia mempelajarinya dari salah satu ulama.

"Ulama kemudian memberikan beberapa poin, di antaranya musik atau lagu atau nyanyian apa sih yang kemudian dilarang?" ujar Ustaz Solmed saat dihubungi detikcom, Senin (2/8/2021).

"Di antaranya yang pertama yang mengandung lirik-lirik yang bisa mengajak seseorang kepada dosa gitu kan. Atau kemudian lirik-lirik yang bisa membuat orang keluar dari agama, atau kemudian penampilan penyanyinya yang bisa mengumbar syahwat," jelas Ustaz Solmed.

Dalam hal ini, ia menegaskan bukan menyalahkan musiknya. Pemahaman mengenai haram dan tidak haramnya musik tergantung pada bagaimana setiap orang mengupas isu tersebut.

Bagi Ustaz Solmed, jika mendengarkan musik membuat sikap orang berubah menjadi negatif, maka tak bisa sepenuhnya menyalahkan pada musik.

"Tapi bukan musiknya yang salah gitu. Bukan nyanyiannya yang salah. Tergantung poin mana nih yang mau dikupas. Ada poin yang berkaitan dengan liriknya, ada poin yang berkaitan dengan penampilannya, ada poin yang berkaitan dengan pendengarnya," jelas Ustaz Solmed.

"Begitu dia dengar musik, tiba-tiba dia lalai, lalu kemudian dia meninggalkan salat. Maka bukan juga musiknya yang salah, tapi memang orangnya yang tidak bisa memahami untuk membagi waktu," sambungnya.

Pro dan kontra dari musik di kalangan setiap orang sudah sejak lama ada. Bahkan disebut persoalan ini tak pernah selesai sejak dahulu.

"Jadi persoalan ini ya kayak telor dan ayam. Mana yang lebih dulu, telor atau ayam. Sulit mencapai kesepakatan," sambungnya.

Meski begitu, Ustaz Solmed menegaskan tak semua musik dapat membuat pendengarnya malas dan menunda pekerjaan.

Banyak juga musik yang dapat membangkitkan semangat pendengarnya. Musik juga dapat meningkatkan rasa cinta terhadap sesama manusia maupun cinta terhadap Tuhan.

"Kalau kemudian musiknya lagunya tidak mengandung maksiat. Kemudian bahkan bisa membuat orang bergairah dalam bekerja, bergairah dalam berjuang, memiliki semangat untuk mendapatkan kebahagiaan, ya atau makin cinta dengan agama atau makin cinta dengan sesama," tuturnya.

"Ini yang perlu juga diperhatikan gitu bahwa tidak setiap nyanyian tidak setiap musik mengandung mudharat. Ada banyak musik, nyanyian yang ketika didengarkan justru menjadi manfaat," lanjut Ustaz Solmed.



Simak Video "Jatuh Bangun Ustaz Solmed di Masa Pandemi: Utang hingga Jual Mobil"
[Gambas:Video 20detik]
(pig/wes)