Jonathan Frizzy mengaku mengambil pelajaran berharga usai bebas dari penjara. Ia mengatakan, selalu bersyukur adalah hal yang paling penting usai bebas dari penjara.
"Aku sekarang bersyukur saja sih. Karena, yang terjadi sama aku itu sangat tidak menyenangkan. Mungkin kalau orang lain yang menjalankan gak bisa. Tapi aku bersyukur bisa menjalaninya," tuturnya di studio Pagi Pagi Ambyar, Trans TV, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026).
Pria yang biasa disapa Ijonk itu menambahkan, semua yang terjadi tentu saja menjadikannya pengalaman berharga dalam kehidupannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski gak mudah dalam menjalaninya, tapi ia tetap bersyukur bisa berdiri tegap sampai saat ini.
"Pokoknya intinya bersyukur sih, karena lewat bersyukur aku bisa menjalani semuanya," terang Jonathan Frizzy.
Bapak tiga anak itu juga menegaskan, dari kasusnya tahu mana teman yang tetap bersamanya dan tidak.
"Bersyukur karena, pertemanan aku ring satu aku tuh masih sangat mendukung aku. Mereka selalu hadir buat aku," paparnya.
Jonathan Frizzy menjalani hukuman selama delapan bulan sebagai fasilitator yang membantu mencarikan kurir untuk membawa puluhan cartridge vape dari Malaysia ke Indonesia atas permintaan rekannya, Evan Dharma Saputra.
Vape tersebut belakangan diketahui tidak memiliki izin edar dan mengandung etomidate, sejenis obat bius yang penggunaannya harus di bawah pengawasan ketat.
(wes/pus)











































