Penjelasan soal 'Faith of the Seven', Agama Alicent di House of the Dragon

ADVERTISEMENT

Penjelasan soal 'Faith of the Seven', Agama Alicent di House of the Dragon

Atmi Ahsani Yusron - detikHot
Minggu, 16 Okt 2022 14:05 WIB
House of the Dragon
Foto: dok. HBO Go
Jakarta -

Di semesta Game of Thrones, kalau kamu menyaksikan serialnya, kamu akan sering mendengar karakter-karakter berucap 'New Gods and Olds'. Di Westeros, ada banyak agama dan keyakinan yang dianut oleh penduduk di berbagai kawasan mulai dari dewa hutan hingga dewa lautan.

Keluarga Stark di Utara misalnya sangat memuja Old Gods of the Forest. Di sisi lain para Greyjoy dari Iron Island memuja Drowned God karena hubungan erat masyarakatnya dengan lautan. Di Bravos, ada lebih banyak lagi agama dan berbeda dengan kepercayaan yang dianut oleh para Stark dan Greyjoy.

Sementara itu, di King's Landing, agama resmi dari kawasan tersebut adalah Faith of the Seven. Ini pula yang dianut oleh Alicent (diperankan oleh Emilia Cooke) di House of the Dragon, sebagai ratu dari House of Targaryen. Faith of the Seven percaya bahwa keputusan-keputusan terbesar dalam kehidupan mereka haruslah dibuat oleh mereka yang paling dekat hubungannya dengan Iron Throne.

Alicent bisa dikatakan sebagai penganut fanatik dari Faith of the Seven. Hal ini terlihat dari beberapa adegan di sederet episode House of the Dragon mulai dari aksesori yang dia kenakan, hingga pernyataannya soal anak haram Rhaenyra (diperankan oleh Emma D'Arcy) dan Harwin Strong (diperankan oleh Ryan Corr). Menurutnya, apa yang dilakukan Rhaenyra sangat bertentangan dengan kepercayaannya sebagai penganut Faith of the Seven.

Dilansir dari berbagai sumber, Faith of the Seven merupakan agama yang sudah berusia lebih dari 6.000 tahun dan berasal dari Essos. Agama ini awalnya dianut oleh para Andals, ras manusia yang menginvasi Westeros. Para Andals percaya bahwa God of Seven bicara pada mereka dan memberikan petunjuk buat kehidupan.

God of Seven atau Tujuh Dewa ini terdiri dari The Father yang mewakili keadilan, The Mother yang melambangkan belas-kasih, The Maiden yang melambangkan kesucian, The Crone yang mewakili kebijaksanaan, The Warrior melambangkan kekuatan, The Smith melambangkan keterampilan, dan The Stranger yang mewakili kematian. Dewa-dewa ini diwakili oleh bintang bermata tujuh yang kerap terlihat di berbagai upacara keagamaan di sana.

Para Andals membawa agama ini ke Westeros saat mereka melakukan invasi ribuan tahun lalu. Mereka juga yang membunuh Children of the Forest dan membakar pohon keramat yang mereka puja karena dianggap bertentangan dengan keyakinan dan agama mereka. The Faith of the Seven dipimpin oleh High Septon yang bermarkas di Great Sept of Baelor, Kings Landing. Para pengikutnya selalu berkumpul di Temples of the Faith untuk melakukan kegiatan-kegiatan seperti pernikahan, pemakaman, dan penganugerahan gelar ksatria.

Level fanatik penganut Faith of the Seven terbilang tinggi. Mereka tidak membenarkan tindakan-tindakan seperti incest, homoseksual, kafir, dan pembunuhan.

Keluarga Hightower punya hubungan erat dengan agama ini. Leluhur mereka merupakan penguasa Westeros yang tunduk kepada para Andals. Kuil pertama kerajaan ini dibangun di Oldtown, tempat asal keluarga Hightower. Targaryens sendiri tidak menganut keyakinan ini.



Simak Video "'House of the Dragon' Singgung soal Budaya Patriarki"
[Gambas:Video 20detik]
(aay/tia)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT