Review Falling For Christmas (Netflix), Lindsay Lohan Kembali!

ADVERTISEMENT

Review Falling For Christmas (Netflix), Lindsay Lohan Kembali!

Candra Aditya - detikHot
Selasa, 15 Nov 2022 15:48 WIB
Falling for Christmas
Foto: dok. Netflix/imdb
Jakarta -

Tentu saja Falling For Christmas, film liburan hangat yang baru saja rilis di Netflix, melibatkan plot amnesia. Tokoh utamanya adalah Sierra Belmont (Lindsay Lohan), seorang pewaris resort di Aspen yang manja dan dangkal. Bayangkan Paris Hilton tapi tanpa skandal. Ketika sang tunangan, Tad (George Young) melamarnya, mereka kecelakaan dan Sierra akhirnya amnesia.

Sierra berakhir di rumah sakit dan bertemu dengan Jake (Chord Overstreet), seorang duda ganteng yang kebetulan struggling secara finansial. Usaha bed and breakfast-nya yang sederhana terancam bangkrut karena dia tidak bisa berkompetisi dengan (tentu saja) resort milik keluarga Sierra. Tapi karena Sierra amnesia, dia tidak tahu apa-apa soal ini semua. Sekarang Sierra, yang menjadi Sarah, belajar dari nol menjadi seorang gadis baik-baik yang tidak manja bersama Jake, anaknya (Olivia Perez) dan mertua menggemaskan (Alejandra Flores).

Kalau Anda menonton trailer Falling For Christmas, Anda pasti bisa membayangkan apa yang terjadi isi filmnya. Ditulis oleh Jeff Bonnett dan Ron Oliver, tidak ada satu pun momen dalam Falling For Christmas yang tidak familiar. Semuanya serba generik. Tapi itu tidak masalah karena film ini pada akhirnya memang bukan jenis sinema yang ingin menciptakan hal-hal baru atau mengejar Oscar. Falling For Christmas, seperti kebanyakan film natal lainnya hanya ingin menghibur penonton dan mungkin memberikan kehangatan di ruang keluarga. Apakah itu hal yang salah?

Bagian terbaik dari Falling For Christmas adalah kenyataan bahwa semua yang terlibat dalam film ini tahu benar bahwa semua hal yang ada di film ini adalah reka ulang dari resep-resep yang sudah ada. Visual yang serba warna-warni menyenangkan dengan shot salju setiap dua detik sekali? Oke. Plot tentang seseorang yang akhirnya belajar kesalahan dan menemukan indahnya kebersamaan? Tentu saja. Meskipun begitu, Falling For Christmas ternyata masih menyisakan beberapa kejutan. Sierra bisa saja dibuat menyebalkan dengan menjadi seseorang yang jahat atau kejam. Dengan membuat Sierra menjadi sosok yang manja dan sedikit menyebalkan, film ini jauh lebih gampang dinikmati. Pembuatnya bahkan memberikan sebuah plot yang menarik untuk karakter Tad yang di film serupa bahkan tidak mendapatkan kesempatan bersinar selain hanya menjadi komplikasi karakter utamanya.

Falling for ChristmasFalling for Christmas Foto: dok. Netflix/imdb

Tentu saja Falling For Christmas penuh dengan banyak pertanyaan karena plotnya berlubang. Bagaimana bisa Jake tidak mengenal putri dari konglomerat yang dia datangi untuk pinjam uang? Bukankah keluarga seperti Sierra harusnya mendapatkan spotlight yang heboh? Bagaimana pula dia tidak mengenali perempuan yang beberapa jam yang lalu ia tumpahi bajunya dengan minuman? Semua pertanyaan ini tidak penting karena Falling For Christmas lebih fokus ke bagaimana dua karakter ini saling jatuh cinta.

Daya tarik utama film ini tentu saja adalah kembalinya Lindsay Lohan. Kalau Anda penggemar film 90-an dan awal 2000-an, Anda pasti tahu betapa bertalentanya si aktor tersebut. Kembalinya Lohan dalam Falling For Christmas memberikan suasana magis tersendiri karena meskipun film ini jauh dari kata "keren" tapi setidaknya Lohan berhasil tampil dengan gemilang. Ia memerankan Sierra dengan penuh hati dan hasilnya, karakter utama film ini berhasil merebut hati saya.

Lohan mengunyah dialog dengan baik, mempunyai chemistry yang cukupan dengan lawan mainnya dan pada akhirnya membuat Falling For Christmas menjadi sebuah tontonan yang lumayan esensial. Kalau Anda rindu dengan aksinya, Falling For Christmas jelas harus dicicipi. Ini adalah film gemas yang asyik ditonton ramai-ramai bersama keluarga sambil ngemil. Falling For Christmas mungkin generik tapi ia tidak gagal untuk memberikan kehangatan natal yang menyenangkan di ruang keluarga Anda.

[Gambas:Youtube]


Falling For Christmas dapat disaksikan di Netflix.

---

Candra Aditya adalah seorang penulis dan pengamat film lulusan Binus International.

(aay/aay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT