Aurel JKT48 Alami Pelecehan Seksual Sebelum Hengkang

Tim Detikcom - detikHot
Rabu, 16 Des 2020 09:37 WIB
Aurel JKT48 yang Mempesona!
Foto: dok. Instagram @jkt48aurel
Jakarta -

Salah seorang anggota JKT48 generasi ketiga, Ni Made Ayu Vania Aurellia alias Aurel mengajukan pengunduran diri dari idol group yang membesarkan namanya itu.

Hal itu diungkapkan oleh pihak manajemen JKT48 melalui surat pernyataan yang diunggah di akun Twitter JKT48, @officialJKT48.

"Terima kasih selalu atas dukungannya untuk JKT48. Ni Made Ayu Vania Aurellia (Team J) telah mengajukan pengunduran diri dari JKT48," tulis mereka.

"Mulai 13 Desember 2020, yang bersangkutan sudah tidak melanjutkan aktivitasnya lagi di JKT48," bunyi surat tersebut lagi.

Selama pandemi, JKT48 memang mengadakan acara Video Call bersama para membernya sebagai pengganti acara Hand Shake yang biasa dilakukan di Teater JKT 48. Keluarnya Aurel dapat terbilang mendadak karena yang bersangkutan sebenarnya masih dijadwalkan mengikuti acara Video Call satu hari setelah pengumuman keluarnya dirinya.

"Sehubungan member yang bersangkutan tidak akan ikut serta di Video Call tanggal 14 Desember 2020, mengenai pengembalian point akan kami informasikan lebih lanjut. Mohon pengertiannya dan terima kasih," kata surat terbuka tersebut.

Sebelum mengundurkan diri dari JKT48, Aurel pernah melaporkan kasus pelecehan seksual berbasis dari daring atau yang disebut KGBO (kekerasan gender berbasis online). Saat melaporkan, Aurel didampingi
oleh pihak manajemen JKT48.

Saat itu, Aurel menerima pesan tidak asusila dari seorang pengguna Instagram. Pihak manajemen mengatakan akan mendampingi Aurel hingga kasus tersebut rampung.

"Kejadiannya tanggal 3 November, abis dia nge-share foto di Instagram ada akun yang nge-DM. Komentarnya melecehkan sampai mengirim gambar yang nggak pantas," jelas Rino selaku manajer JKT48 saat itu.

Tidak mau kejadian itu dibiarkan begitu saja, Aurel bersama manajemen JKT48 akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/6598/XI/YAN.25/2020/SPKTPMJ.

"Tanggal 7 November A sama manajer bikin laporan ke Polda terkait masalah ini," ujar Rino.

"So far surat laporan sudah ada seperti yang kami upload di sosmed dan tinggal tunggu hasil berikutnya untuk dimintai keterangan lebih lanjut," lanjut Rino.

Pihak kepolisian pun menyelidiki kasus tersebut. "Karena dia merasa tersinggung, tidak terima adanya akun di media sosial @kurniawan037," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya kala itu.

Yusri menyambung, "Akunnya media sosial @kurniawan037 yang menyebutkan dengan kata-kata kotor dengan memperlihatkan foto dari Instagram pelapor dan dilampirkan dengan kata-kata tidak wajar. Itu yang dia tidak terima."



Simak Video "Masuk Mal Pakai Sertifikat Vaksin, Nabilah Ayu: Nggak Ribet"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/dar)