Momen bulan suci Ramadan selalu membawa cerita dan kerinduan tersendiri. Namun, bagi grup musik 3 Tahier (Renaga, Firdaus, dan Dewa), bertambah usia dan padatnya kesibukan perlahan mengubah 'vibes' kehangatan puasa di keluarga mereka.
Blak-blakan, Renaga Tahier mengaku suasana puasa belakangan ini terasa tak lagi sama. Jadwal syuting dan kuliah, membuat ketiga anak dari Ferdy Element ini mulai kesulitan mencari waktu luang untuk sekadar buka puasa bersama di rumah.
"Gak tahu kenapa, ngerasainnya kayak bulan puasa sekarang itu nggak se-seru atau se-asyik dulu sih. Kalau dulu kan pasti kita kumpul, nyiapin semuanya bareng-bareng, nungguin azan bareng-bareng," curhat Renaga saat diwawancarai di Studio TransTV, Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (19/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini, momen kebersamaan itu sering kali terlewatkan. Mulai dari terpaksa buka puasa di jalan karena terjebak macet, hingga urusan bukber dengan lingkungan masing-masing.
Hal senada dirasakan sang adik, Dewa Tahier. Menurutnya, menjadi dewasa ternyata membuat pikiran mereka makin bercabang.
"Kalau dulu waktu beberapa tahun lalu, kita kan banyak main game-nya. Kalau sekarang kan banyak problem, jadi mungkin gara-gara udah dewasa jadi lebih banyak mikirin kali ya," kenangnya.
Padahal saat masih kecil, momen Ramadan di rumah mereka selalu diwarnai kekocakan. Mulai dari kehebohan rebutan takjil favorit seperti risol mayo dan 'mie glosor', hingga memori lucu Dewa yang hampir batal puasa diam-diam karena makan mie.
Meski begitu, Tiga Tahier tak mau kehilangan kehangatan keluarga. Walau terpisah jarak antara Jakarta dan Bogor saat bedug Maghrib berkumandang, mereka tetap menyempatkan diri video call atau sekadar mengucapkan selamat berbuka di grup keluarga.
Di balik candaan dan gelak tawa khas kakak-beradik ini, terselip sebuah harapan melankolis. Firdaus Tahier mengaku sangat merindukan momen di mana keluarganya bisa utuh merayakan Lebaran seperti sedia kala.
"Berharap Ramadan kali ini kita tetap kumpul kayak dulu semua. Full papa mama kumpul semua, ngerayain lagi lebaran kayak dulu. Karena jujur kangen kita kumpul berlima lagi, nggak mau kita dipisah," pungkas Firdaus penuh harap.
(wes/wes)











































