Blak-blakan Ifan soal Tak Lagi Jadi Vokalis Seventeen

Prih Prawesti Febrian - detikHot
Rabu, 18 Nov 2020 15:28 WIB
Ifan Seventeen saat berkunjung ke kantor detikcom.
Ifan buka suara soal tak lagi jadi vokalis Seventeen. Foto: Asep Syaifullah/detikHOT
Jakarta -

Riefian Fajarsyah atau Ifan mengumumkan melepas nama Seventeen sekaligus posisinya sebagai vokalis dari grup musik Seventeen. Hal itu pertama kali ia umumkan dalam unggahannya di media sosial.

Dirinya mengatakan, memutuskan melepas nama sekaligus posisi sebagai vokalis Seventeen agar tidak merugikan sejumlah pihak yang berkaitan dengan bandnya.

Meski tidak lagi menjadi vokalis Seventeen, Ifan mengaku masih ingin terus bernyanyi dan menekuni pekerjaannya di dunia musik.

"Dengan ini, aku Ifan, menyatakan untuk tidak lagi menjadi vokalis Seventeen karena memang ada beberapa pihak yang ditakutkan merasa dirugikan. Aku akan tetap berkarya, akan tetap bermusik bahkan tanggal 27 November ini aku akan mengeluarkan lagu baru," kata Ifan pada detikcom melalui pesan suara, Rabu (18/11/2020).

Dalam lagu barunya nanti, Ifan tetap akan mengikutsertakan nama-nama dari mendiang rekan satu bandnya, yakni Herman Sikumbang atau Herman, Muhammad Awal Purbani atau Bani, dan Windu Andi Darmawan atau Andi.

"Dan itu aku akan mengatasnamakan aku dan saudara-saudaraku (dalam lagu). Baik almarhum mas Herman, almarhum mas Bani ataupun almarhum mas Andi. Ini sebuah bentuk pembuktian kami, bahwa bukan musibah maupun tragedi, hal yang dimana kami diingat, tapi karya," tutur dia.

Pernyataan Ifan tidak lagi menyandang status sebagai vokalis Seventeen memang mengejutkan banyak pihak. Banyak yang langsung mengutarakan komentarnya dalam unggahan Ifan tersebut.

"Siapapun nanti yg akan memakai nama SEVENTEEN..bagi saya pribadi anda tetap VOCALIS SEVENTEEN," komen akun sarz***.

"Nama mas Ifan tanpa seventeen kurang menarik mas..," beber akun ber***.

Grup musik Seventeen terbentuk pada 1999 di Yogyakarta. Ifan bergabung di Seventeen pada 2008 menggantikan vokalis terdahulunya yang memilih keluar.

Ada sejumlah album yang dihasilkan oleh Seventeen, di antaranya Bintang Terpilih (2003), Sweet Seventeen (2005), Lelaki Hebat (2008), Dunia Yang Indah (2011), 5ang Juara (2013), dan Pantang Mundur (2016).

Herman, Bani dan Andi meninggal dunia dalam peristiwa tsunami Selat Sunda pada akhir 2018. Tinggal Ifan seorang diri yang selamat dari peristiwa mengenaskan tersebut.



Simak Video "Jalankan Wasiat, Ifan 'Seventeen' akan Rilis Film Dokumenter"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/wes)