Terungkap Motif Riddler di The Batman

Tim detikcom - detikHot
Rabu, 26 Jan 2022 17:53 WIB
The Batman
(Foto: dok The Batman) Robert Pattinson sebagai Batman.
Jakarta -

The Batman, yang direncanakan rilis Maret 2022, merilis video pendek yang mengungkap motif dari sang villain utama yakni Riddler. Dalam film terbaru DC ini , Riddler bakal diperankan oleh Paul Dano.

WarnerBros. gencar mempromosikan The Batman selama beberapa pekan terakhir termasuk dengan merilis video-video trailer pendek. Yang terbaru cukup menggelitik fans karena berfokus pada Riddler yang berusaha untuk menggali soal rahasia-rahasia dari keluarga Wayne.

"Tujuan Riddler semua tentang keluarga Wayne," kata Catwoman dalam sebuah dialog di video. Ditampilkan juga adegan ketika Bruce Wayne yang diperankan Robert Pattinson berada di tengah-tengah teka-teki bertuliskan 'Dosa-dosa dari ayahku'.

Video terbaru ini melengkapi plot beberapa potongan video yang sudah dirilis sebelumnya. Riddler mengincar Bruce Wayne, bukan Batman. Video ini juga semakin mendukung teori soal Riddler dan permasalahan keluarga Wayne yang tampaknya terlibat dalam sebuah bisnis gelap di Gotham.

Rencana besar Riddler masih belum terungkap dan kita baru akan tahu selengkapnya saat The Batman tayang di bioskop. Di Amerika Serikat, The Batman rencananya tayang 4 Maret 2022. Disebut-sebut film ini juga bakal menyelami sejarah keluarga Wayne di Gotham.

[Gambas:Youtube]


Robert Pattinson menjanjikan sesuatu yang berbeda lewat perannya Bruce Wayne. Dalam sebuah wawancara dengan Premiere Magazine, Robert Pattinson memberi detail soal karakter Batman di The Batman. Dijelaskan oleh aktor Twilight itu, Batman versinya akan kembali menganut 'aturan tanpa membunuh'.

Sepanjang sejarah adaptasi Batman ke layar, hal ini sudah jadi kode moral dari sang pahlawan super. Sehingga ketika versi Ben Affleck menampilkan Batman membunuh musuh yang dihadapinya, adaptasi Batman tersebut pun menuai kritikan di kalangan fans.

"Ini adalah peraturan yang diyakini Batman: dia tidak boleh membunuh. Ini bisa berarti dua hal. Antara dia ingin memberikan hukuman yang pantas, atau dia sebenarnya memang ingin membunuh namun mampu mengontrol dirinya untuk tidak melakukan itu," kata Robert Pattinson dalam wawancara tersebut.

(aay/tia)