Pesulap senior Pak Tarno, masih terus berjuang menjalani hidup di tengah kondisi kesehatan terkendala sakit stroke.
Meski mengalami stroke hingga kesulitan berjalan dan berbicara, ia tetap bersemangat mencari nafkah dengan berjualan.
Saat ini, Pak Tarno diketahui berjualan mainan dan aksesoris di kawasan Warakas, Jakarta Utara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan menggunakan kursi roda, ia berkeliling di sekitar area tempat tinggal kontrakan untuk menawarkan dagangannya.
"Iya muter di Warakas," kata Pak Tarno saat ditemui di kawasan Warakas, Jakarta Utara, Kamis (9/4/2026).
Ia pun ditemani istri, Lisa, Pak Tarno terus berusaha dalam mencari cuan dengan jualan mainan keliling.
"Sama istri, dibantu," ungkap Pak Tarno.
Ia berterima kasih karena, istrinya sampai saat ini sudah mau ada terus di sampingnya meski dalam keadaan seperti ini.
Pak Tarno mengungkapkan berbagai jenis barang yang dijualnya. Mulai dari mainan anak-anak hingga aksesoris sederhana.
"Tembak-tembakan, cincin, layangan, gantungan kunci," ujarnya.
Untuk mendapatkan barang dagangan, Pak Tarno biasanya berbelanja di sejumlah pusat grosir di Jakarta.
"Belanjanya di Asemka... ada yang di Jembatan Lima, ada yang di Asemka, ada yang di Tanah Abang, ada yang di Kelapa Gading," jelasnya.
Dalam kesehariannya, Pak Tarno mulai berjualan sejak pagi hingga sore hari dengan cara berkeliling. Ia juga tetap bersemangat berjualan meski panas terik siang hari.
"Dari pagi sampai sore. Jam setengah empat, jam empat-an ya Pak. Muter-muter," tuturnya.
Di tengah keterbatasan fisik yang dialami, semangat Pak Tarno untuk tetap mandiri dan mencari penghasilan patut diapresiasi.
(fbr/wes)











































