Ammar Zoni Murka Saksi Sebut Anaknya di Sidang Narkoba

Ammar Zoni Murka Saksi Sebut Anaknya di Sidang Narkoba

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Kamis, 12 Feb 2026 17:07 WIB
Sidang lanjutan kasus dugaan peredaran narkoba yang menjerat Ammar Zoni kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2026). Persidangan berlangsung panas setelah seorang saksi mengungkap dugaan adanya peredaran narkotika di dalam R
Ammar Zoni emosi saat saksi menyebut anaknya dalam sidang narkoba. Foto: Muhammad Reevanza
Jakarta -

Suasana ruang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mendadak memanas karena emosi Ammar Zoni meledak. Ammar kesal ketika anaknya disebut dalam sidang lanjutan dugaan peredaran narkoba.

Kejadian bermula saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan Kanit Reskrim Polsek Cempaka Putih, AKP Yossy Januar, sebagai saksi yang menangani perkara ini.

Di depan majelis hakim, AKP Yossy Januar blak-blakan membongkar apa yang menurutnya menjadi curhatan dan kekhawatiran Ammar Zoni selama ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya bilang kenapa Ammar marah sama saya, ada beberapa hal, yang pertama Ammar mengajukan Pembebasan bersyarat sedangkan karena perkara ini dia jadi gak bisa (mengajukan)," kata AKP Yossy Januar di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2026).

ADVERTISEMENT

Tak berhenti sampai di situ, pernyataan AKP Yossy Januar selanjutnyalah yang menjadi pemantik amarah Ammar Zoni. Ia menyebut mantan suami Irish Bella itu malu jika citranya sebagai ayah tercemar.

"Yang kedua dia tuh malu karena tahunya Ammar disayang sama anaknya, jadi Ammar gak mau sampai dicap jadi pengedar makanya (dia bilang), 'Tolonglah Pak, saya gak mau anak saya tuh tahu saya pengedar'," tutur AKP Yossy Januar.

Mendengar anaknya disebut-sebut, Ammar Zoni langsung panas. Dengan nada tinggi dan penuh kekecewaan, ia langsung melayangkan protes keras kepada AKP Yossy Januar.

"Bapak hebat ya Pak, semoga dapat ganjaran karena bawa-bawa anak saya. Terlalu banyak fitnah yang dia sampaikan mentang-mentang dia aparat," ujar Ammar Zoni.

Ketegangan makin menjadi-jadi sampai Majelis Hakim harus turun tangan menenangkan Ammar Zoni. Namun, saat diberi kesempatan bicara, ia kembali tancap gas. Ia membantah mentah-mentah keterangan dari saksi.

"Gak mungkinlah dia mau ngomong juga Yang Mulia! Mana mungkin! Tapi ingat Pak ya, di dalam suatu ayat ya, kamu menjadikan sumpahmu sebagai alat penipu di antaramu," ucap Ammar Zoni dengan emosional.

Baginya, membawa urusan anak ke dalam kasus adalah hal yang tidak bisa ia toleransi. Ia bahkan menantang saksi untuk mempertanggungjawabkan ucapannya kelak.

"Permasalahan kita ini, di akhirat nanti kita akan ini diadili! Masalah ini kan nasib saya kan Yang Mulia. Tapi dia bisanya ngomong kayak gitu. Bawa-bawa nama anak saya pula lagi," tutupnya penuh emosi.

Sebagai informasi, Ammar Zoni didakwa terlibat dalam jaringan peredaran sabu dan ganja saat masih mendekam di Rutan Salemba. Akibat kasus ini, ia sempat dipindahkan ke Lapas dengan pengamanan super ketat di Nusakambangan, sebelum akhirnya dipindahkan sementara ke Lapas Narkotika Jakarta demi kelancaran persidangan.




(ahs/pus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads