detikHot

celeb

Bukti Harry dan Meghan Markle Sudah Lama Rencanakan Keluar dari Istana

Rabu, 15 Jan 2020 14:36 WIB Asep Syaifullah - detikHot
Meghan Markle dan Pangeran Harry. Foto: Dok. Getty Images
Jakarta - Banyak orang yang penasaran dengan apakah penyebab Pangeran Harry dan Meghan Markle memutuskan untuk keluar dari Kerajaan Inggris dan meninggalkan tugas mereka. Beberapa pun mengatakan jika di dalam istana masih kental isu rasis, namun hal itu terbantahkan.

Beberapa juga menyebutkan jika perang antara media Inggris dengan Pangeran Harry dan Meghan Markle jadi salah satu penyebab hal tersebut. Namun belum ada tanggapan dan bukti nyata atas kabar tersebut dari pihak Harry dan Meghan.

Meski begitu baru-baru ini disebutkan jika keinginan untuk meninggalkan istana sudah mereka rencanakan sejak lama. Ada salah satu bukti yang diungkapkan oleh Daily Mail dalam laporan mereka. Dalam berita tersebut ditulis jika ternyata Pangeran Harry dan Meghan Markle sudah lama berniat untuk keluar dari kerajaan Inggris.

Salah satu buktinya adalah nama putra mereka yakni Archie. Harry dan Meghan memilih untuk menamai putranya itu Archie Harrison Mountbatten-Windsor. Ia pun mengatakan jika anaknya itu akan dikenal dengan nama Master Archie.

Padahal jika mengikuti ketentuan kerajaan putra pertama seorang Adipati atau Duke, harusnya memiliki gelar Earl of Dumbarton. Tampaknya Pangeran Harry dan Meghan Markle memilih untuk menjadikan anaknya itu sebagai rakyat biasa.

"Fakta bahwa Archie (tak memakai) Earl of Dumbarton membuat aku bertanya-tanya apakah ini adalah sebuah bagian dari sebuah rencana besar?" ujar Joe Little yang bekerja di Majalah Kerajaan.

Selain itu ada juga bukti lainnya yang ditemukan mereka yakni pemecatan staf kerajaan yang bertugas pada Pangeran Harry dan Meghan Markle. Keduanya berkali-kali memecat staf kerajaan yang bertugas untuk menangani publikasi dan aktivitas mereka.

Mereka juga memilih membuat akun Instagram baru dan juga mempekerjakan staf humas dan membangun brand sendiri tanpa campur tangan dari pihak kerajaan.

Bahkan Meghan juga turut memecat staf pengaman yang disediakan oleh Kerajaan Inggris dengan dalih dirinya merasa terlalu dibatasi dan tak bisa bergerak bebas di antara masyarakat.
Meghan Markle bersama rekannya di Wimbledon 2019.Meghan Markle bersama rekannya di Wimbledon 2019. Foto: Laurence Griffiths/Getty Images

Namun hal itu menjadi sangat aneh mengingat pada acara Wimbledon 2019 Meghan Markle justru memilih untuk duduk di kursi privat bersama rekannya dan tak ingin ada orang lain selain mereka yang ada disana. Ia mengaku jika dirinya tak ingin diambil fotonya ataupun diajak berfoto bersama. Bahkan sempat ada penonton yang memotretnya namun langsung ditegur oleh staf keamanannya.

Atas permintaan tersebut staf Wimbledon pun menyebut jika menghadapi Meghan Markle adalah mimpi buruk mereka.

"Itu adalah mimpi buruk. Dia (Meghan Markle) adalah mimpi buruk," tuturnya kepada Times of London.


Simak Video "Foto Anaknya Diperjual-belikan, Meghan Markle-Harry Geram"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/dal)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com