Novel Horor Post Meridiem Rajai Platform Cabaca

Tia Agnes - detikHot
Rabu, 25 Mei 2022 20:42 WIB
Novel Post Meridiem di Platform Cabaca
Foto: Cabaca.id/ Istimewa
Jakarta -

Kesuksesan film KKN Desa Penari yang berasal dari Thread Twitter Simple Man mendulang raihan terbesar sepanjang sejarah. Cerita bergenre horor menjadi hal yang diminati dan terlaris di Indonesia sampai sekarang.

Genre horor punya daya tarik tersendiri. Tidak jarang cerita horor yang disajikan mengangkat kisah yang berkaitan dengan sejarah, legenda, hingga tradisi.

Bahkan kisah nyata yang dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, membuat banyak orang bisa menikmati dan seakan ikut mengalaminya.

Di aplikasi baca novel premium, Cabaca, genre horor pun mendapat posisi pertama di kalangan pembaca anak muda. Novel Post Meridiem karya Daniel Ahmad juga merajai posisi pertama.

Novel yang terbit Maret 2019 mengisahkan sebuah desa di Nusa Tenggara Barat. Warganya harus menghentikan seluruh aktivitas setiap pukul 6 sore.

Semua orang diharuskan bersembunyi, dan tidak satu pun ada yang boleh keluar. Karena ada satu aturan mutlak yang harus dipatuhi oleh warga yakni setelah sirene dibunyikan, tidak seorang pun boleh menyalakan lampu atau sumber cahaya apa pun.

Warga tahu, ada sesuatu yang bersembunyi di dalam gelap. Dengan misteri yang disajikan, narasi, dan detail yang dibuat penulis membuat novel Post Meridiem sudah berhasil menarik lebih dari 98.460 pembaca.

Selain Post Meridiem, karya lainnya yakni Ante Merideim dibaca sampai 18.180. Diikuti novel Bangku Pojok karya Honey Dee dengan lebih dari 32.620 pembaca, hingga novel Memedi karya Ari Keling dengan lebih dari 13.790 pembaca.

Co-founder Cabaca, Fatimah Azzahrah, mengatakan ada banyak alasan yang membuat novel horor jadi terlaris di Indonesia.

"Mau nulis novel laris? Coba nulis horor. Gak heran kalau pernah ada yang bilang begitu. Sebab masyarakat Indonesia memang punya ketertarikan besar terhadap cerita horor. Terbukti, di Cabaca pun cerita horor diminati," ungkapnya.

Dia mengatakan sejak dahulu, masyarakat Indonesia dibesarkan melalui kepercayaan animisme dan dinamisme.

"Jadi dari situlah Indonesia punya banyak sekali urban legend, baik yang sudah tereksplorasi maupun yang belum. Diprediksi, genre horor masih akan jadi yang terlaris di Indonesia," tukasnya.



Simak Video "Marvel Studios Exhibition Pamerkan Sejumlah Karakter Gagah Marvel"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dal)