TKP Laporan Dugaan Zina Inara Rusli Mau Dijual

TKP Laporan Dugaan Zina Inara Rusli Mau Dijual

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Selasa, 17 Mar 2026 15:05 WIB
inara rusli
TKP Laporan Dugaan Zina Inara Rusli Mau Dijual. (Foto: dok Instagram mommy_starla)
Jakarta -

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah milik Inara Rusli di kawasan Jakarta Barat kemarin. Olah TKP berkaitan laporan Wardatina Mawa terhadap Inara Rusli dan Insanul Fahmi atas dugaan perzinaan dan perselingkuhan.

Kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto, mengatakan lokasi yang menjadi objek olah TKP dalam kondisi kosong saat didatangi penyidik.

"Kalau uji TKP kan kebetulan Inara nggak ada di lokasi. Ruko atau tempat yang diuji TKP itu kosong, jadi nggak ada orang di sana," kata Tommy Tri Yunanto di Polda Metro Jaya kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia kemudian menjelaskan dalam proses tersebut Inara Rusli datang hanya didampingi oleh kuasa hukumnya.

"Jadi tadi didampingi oleh kuasa hukum, terus masuk ke dalam juga kondisi kosong. Karena rencananya memang kabarnya sudah mulai dipasarkan untuk dijual," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Tommy menyebut bangunan yang menjadi lokasi olah TKP tersebut merupakan ruko yang juga digunakan sebagai tempat tinggal.

"Semacam ruko, tapi ada tempat tinggal. Iya, tempat tinggal Inara yang kemarin," ujarnya.

Ia menambahkan saat proses olah TKP berlangsung tidak ada anak-anak di lokasi tersebut. Anak-anak juga diamankan pihak Inara saat olah TKP.

"Jadi sementara waktu itu kosong. Tadi diuji TKP juga tidak melihat anak-anak, karena anak-anak kan sudah di tempatnya sama Inara," jelasnya.

Lebih lanjut, Tommy menyebut pihaknya masih membuka kemungkinan untuk menambah bukti. Maupun saksi dalam proses penyelidikan yang sedang berjalan.

"Kalau bukti-bukti baru tentunya nanti kita akan sampaikan kepada penyidik. Setelah proses ini berjalan tentunya kita akan update lagi. Karena ada beberapa saksi dan bukti-bukti yang akan kita sampaikan," katanya.

Ia pun berharap proses hukum yang sedang berjalan dapat berjalan dengan baik hingga selesai.

"Jadi rekan-rekan media semoga doakan semua masalah kasus di Polda ini bisa selesai dan berjalan dengan baik," pungkasnya.




(fbr/mau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads