Peraih Pulitzer Ungkap Novel Netanyahu's Sentil Donald Trump

Tia Agnes Astuti - detikHot
Rabu, 11 Mei 2022 21:21 WIB
Novel tentang PM Israel Benjamin Netanyahu Menang Penghargaan Pulitzer
Foto: Istimewa
Jakarta -

Kemenangan Joshua Cohen dalam Pulitzer Prize melalui novel The Netanyahu's pekan ini menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sastra.

Buku yang menceritakan anekdot yang lucu tentang keluarga Israel itu sukses mengalahkan rival lainnya. Karyanya mengungkapkan sejarah lama tentang keluarga tersebut setengah abad sebelum Benjamin Netanyahu menjadi perdana menteri terlama di Israel.

Namun ada satu fakta terbaru yang diungkap oleh Joshua Cohen. Penulis berusia 41 tahun itu mengatakan novel itu tentang identitas dan liberalisme, ayah dan anak, otokrat dan politik, dan pemimpin lain yang baru-baru ini dicopot.

"Saya ingin menulis tentang bagaimana menjalani tahun-tahun kekuasaan Donald Trump," katanya dilansir dari The Associated Press dalam sebuah wawancara.

Mantan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sama seperti mantan Presiden Donald Trump. Berasal dari keluarga yang seperti reality show.

"Kami menjalani pertunjukan mereka. Jadi saya pikir jika saya melihat asal-usul reality show figur otoriter ini seperti yang berkembang di negara lain mungkin juga bakal membahas tentang artinya bebas dan berpikir bebas," katanya.

Joshua Cohen berkunjung ke Yerusalem untuk menghadiri festival penulis interasional. Berita kemenangannya diakui mengejutkan.

Novel ini secara blak-blakan terinspirasi dari sosok nyata Ben-Zion Netanyahu, seorag sejarawan abad pertengahhan dan ayah mantan perdana menteri. Dia ke Amerika Serikat pada 1960.

Kisah yang menjadi dasar inspirasi novel ini diakui dan dipuji oleh para kritikus sastra.

Benjamin Netanyahu adalah seorang anak muda pada saat itu dan merupakan karakter kecil dalam novel, yang berfokus pada Ben-Zion dan narator, seorang profesor fiksi sejarah Amerika bernama Ruben Blum.

Awal pekan ini, novel yang terinspirasi dari kisah nyata mantan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memenangkan Pulitzer bidang sastra.

Novel berjudul The Netanyahus karya Joshua Cohen itu bergenre fiksi dan terbilang komikal. Karyanya berlatar dekade 1959 sampai 1960 yang berpusat tentang sejarawan Yahudi di sebuah universitas.

Karya yang memiliki sub judul 'Sebuah Kisah Kecil dan Episode yang Akhirnya Diabaikan dalam Sejarah Keluarga yang Sangat Terkenal' dipuji para kritikus. Buku ini dipuji karena punya perpaduan antara kecerdasan dan debat intelektual tentang Zionisme dan identitas Yahudi.

Kritikus sastra, Taffy Brodesser-Akner dari The New York Times, mengatakan novel ini adalah karya menyebalkan dan membuat frustrasi.

"Ini adalah karya yang menyebalkan, membuat frustrasi, dan megah - dan juga menyerap, menyenangkan, lucu, menakjubkan, dan novel terbaik dan paling relevan yang pernah saya baca," katanya.



Simak Video "Mantan Orang Dekat Eks-PM Israel Beri Kesaksian di Persidangan"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dal)