Ustaz Soleh Mahmud atau Ustaz Solmed, menanggapi kabar yang mengaitkan dengan seorang pendakwah berinisial SAM yang diduga melakukan pelecehan seksual pada santri. Solmed menegaskan, kabar tersebut merupakan salah sasaran.
Menurut Solmed, banyak orang keliru mengira inisial SAM yang beredar merujuk pada dirinya. Ia menilai publik seharusnya tidak mudah melontarkan tuduhan tanpa memastikan kebenarannya.
Solmed juga mengaku hingga kini belum ada komunikasi dari pihak yang menyebarkan video dengan narasi yang menuding dirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya saya tunggu pertanggungjawabannya. Kalau memang tidak bisa bertanggung jawab lewat jalan baik-baik, ya berarti saya harus melanjutkan ke ranah hukum," kata Solmed di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (16/3/2026).
Ia pun mengaku masih memberi kesempatan kepada pihak penyebar konten tersebut untuk menunjukkan iktikad baik, termasuk meminta maaf atau menghapus video yang dianggap memfitnahnya.
"Iya, saya berikan kesempatan tentu sampai saya melaporkan, dan sekurang-kurangnya sampai Lebaran. Karena, Lebaran juga masih ada jeda nih, jeda libur. Nah, jadi panjang sekali waktunya," ungkapnya.
Solmed meminta pemilik akun yang menyebarkan video tersebut untuk datang langsung dan memberikan klarifikasi.
"Silakan datang ke tempat saya, sampaikan pertanggungjawaban saudara atas video fitnah yang saudara masukkan ke akun saudara lalu disebar oleh banyak orang. Saya tunggu klarifikasi dan pertanggungjawabannya," ujarnya.
Jika tidak ada itikad baik hingga batas waktu yang diberikan, Solmed memastikan akan membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.
"Jika tidak, insyaallah saya pastikan habis Lebaran saya akan bawa persoalan ini ke kasus hukum, untuk saudara bertanggung jawab di pengadilan," pungkasnya.
(fbr/wes)











































