Round-Up

Kontroversi Superman Biseksual

Tim Detikhot - detikHot
Kamis, 14 Okt 2021 06:30 WIB
Komik Superman: Son of Kal-El
DC Comics mengkonfirmasi identitas terbaru Superman adalah biseksual Foto: DC Comics/ Istimewa


Bahkan Tom Taylor juga mengaku mendapatkan pesan dari masyarakat queer yang lebih tua dan mengatakan betapa mereka bersyukur dengan identitas LGBT dari superhero DC tersebut.

"Betapa mereka bersyukur generasi ini memiliki representasi superhero seperti itu. Mereka hanya berharap ketika masih muda, isu LGBT akan lebih diterima," katanya.

Meski mendapatkan respons positif, namun netizen Indonesia mencemooh hal tersebut. Politisi di Indonesia juga melakukan hal yang sama, salah satunya berasal dari PPP sampai MUI turut mengomentarinya.

"Kami, PPP mendesak pemerintah memboikot produk dari penerbit DC Comics yang telah mengumumkan tokoh baru Superman dalam komiknya sebagai pria biseksual, di mana komik dan film-film Superman juga dikonsumsi oleh anak-anak serta masyarakat Indonesia," kata Ketua DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek, kepada wartawan.

Karakter Superman Terbaru Adalah BiseksualKarakter Superman Terbaru Adalah Biseksual Foto: DC Comics/ Istimewa

Partai berlambang Kakbah itu menyebut biseksual perbuatan keji di dalam Islam. PPP tak mau anak-anak di Indonesia membaca komik tersebut.

"Sebagai partai yang berasaskan Islam PPP yang dengan jelas menghukumi biseksual sebagai perbuatan buruk dan keji (fahisyah) tentu tidak ingin penggambaran Superman sebagai tokoh biseksual ini menjadi konsumsi anak-anak Indonesia," kata Awiek.

MUI juga menyatakan hal serupa dan meminta agar pemerintah Indonesia memboikot komik Superman terbaru.



Simak Video "Ilustrator Komik Superman Biseksual Dapat Ancaman Pembunuhan"
[Gambas:Video 20detik]

(tia/nu2)