Sketsa Kecil Leonardo Da Vinci Terjual Rp 177 M

Asep Syaifullah - detikHot
Jumat, 09 Jul 2021 18:02 WIB
Sketsa Leonardo Da Vinci Head of Bear
(Foto: dok. Christie) Harga jual karya seni seukuran lembaran notes yang dinamakan Head of Bear itu berhasil mencetak rekor!
Jakarta -

Sebuah sketsa kecil hasil karya seniman ternama Leonardo Da Vinci dilelang di Christie pada Kamis (8/7/2021) waktu setempat. Sketsa ini laku dijual di harga fantastis.

Karya seni seukuran lembaran notes yang dinamakan Head of Bear itu berhasil mencetak rekor dan terjual sebesar USD 12,2 juta atau senilai Rp 177 miliar.

Dilansir dari New York Post disebutkan bahwa sketsa berukuran 3 inci itu dibuat pada tahun 1480. Sketsa Head of Bear menjadi salah satu koleksi luar biasa yang dilelang pada malam gelaran acara di rumah lelang Christie.

Sebelumnya juru lelang menaksir bahwa sketsa tersebut akan laku di antara USD 11 juta hingga 16,5 juta. Tentu saja harga ini terbilang masuk akal mengingat karya seni tersebut memiliki nilai sejarah bagi perkembangan seni di dunia.

Head of Bear langsung laku lewat satu penawaran saja yang dilakukan oleh seseorang yang identitasnya dirahasiakan. Tak ada penawar lain yang berniat membeli karya tersebut baik lewat internet atau pun telepon saat lelang dibuka. Alhasil, sosok misterius tersebut langsung bisa memiliki Head of Bear dengan harga USD 12,2 juta.

Sayangnya lelang yang dilakukan Christie ini menuai protes dari salah seorang pemerhati seni dan juga kolektor asal Prancis yakni Jean-Luc Baroni. Menurutnya harga yang dibanderol itu terlalu tinggi untuk sebuah sketsa dengan ukuran sekecil itu.

"Harga yang ditawarkan sungguh konyol. Jika diriku yang ditawarkan maka aku akan membelinya tak lebih dari USD 2 juta. Kau hanya membeli nama (sang pelukis) saja, itu bukanlah sebuah rasa cinta akan seni lukis," ujarnya.

"Baiklah itu (karya) Leonardo, tapi itu sangat kecil dan hampir seukuran perangko," tambahnya.

Sketsa Head of Bear adalah salah satu dari empat sketsa hewan yang dibuat oleh Leonardo Da Vinci pada era tahun 1480 dengan menggunakan teknik yang sama yakni Silverpoint.

Teknik tersebut dipelajarinya dari sang guru yaitu Andrea Del Verrocchio, seorang seniman ternama di Florence kala itu. Ia menggunakan stilus dari perunggu yang sangat tipis yang ditorehkan di atas kertas.

(ass/aay)