Jelang 44 Tahun, Teater Koma Persembahkan Catatan Tanpa Selesai

Tia Agnes - detikHot
Rabu, 10 Feb 2021 13:52 WIB
Teater Koma Tetap Gelar Pertunjukan di Saat Pandemi
Teater Koma siap tayangkan film seni Catatan Tanpa Selesai Foto: YouTube Teater Koma/ Istimewa
Jakarta -

Teater Koma mempersembahkan karya terbaru yang menjadi tontonan istimewa mulai 12 Februari 2021. Film seni berjudul Catatan Tanpa Selesai itu bakal ditayangkan secara streaming.

Karya terbaru Teater Koma merupakan perayaan jelang 44 tahun Teater Koma yang digelar setiap tanggal 1 Maret.

Lewat akun Instagram resmi @teaterkoma, kelompok teater tertua di Indonesia itu menjelaskan karya terbaru Catatan Tanpa Selesai tersebut.

"Catatan Tanpa Selesai, sebuah film seni yang merefleksikan pemikiran Nano dengan geliatnya bersama Teater Koma sejak 1977," tulis Teater Koma, seperti dilihat detikcom, Rabu (10/2/2021).

Film seni Catatan Tanpa Selesai adalah rangkaian trilogi karya George Arif yang menyajikan rare footage dan belum pernah tayang di mana pun. Misalnya saja Nano Riantiarno dan rumah masa kecilnya, surat dari Teguh Karya dan Tuti Indra Malaon sampai soal ayah Nano sang kepala stasiun yang jujur.

Dalam cuplikan video pendek yang diunggah ke akun Instagram, Nano Riantiarno tengah berada di tengah-tengah persiapan pementasan.

Ia mengatakan apa yang ditangkap oleh penonton adalah bagian dari mereka sendiri.

"Makanya apa yang ditangkap oleh penonton adalah bagian dari mereka sendiri. Ketika mereka duduk di luar panggung, apa yang ada di atas panggung adalah bagian dari mereka," ucap Nano Riantiarno sebagai salah satu pendiri Teater Koma.

"Jadi, kalau bisa mereka naik ke atas panggung," sambungnya.

Film seni Catatan Tanpa Selesai secara eksklusif bakal tayang pada 12 Februari 2021 di platform streaming Bioskop Online.

Teater Koma berdiri pada 1 Maret 1977. Teater Koma banyak mementaskan naskah yang ditulis oleh Nano Riantiarno setiap dua kali selama setahun.

[Gambas:Instagram]



Saat pandemi COVID-19 mewabah Indonesia sejak Maret 2020, Teater Koma tetap menjangkau para penonton secara digital. Lewat program #DigitalisasiKoma, Teater Koma menghadirkan tiga upaya untuk bertahan di tengah pandemi.

Pertama, nonton Teater Koma di rumah yang menyajikan video pertunjukan Teater Koma di masa sebelum pandemi. Kedua, Teater Koma pentas di sanggar yang menghadirkan naskah-naskah terbaru berdurasi pendek dan direkam di sanggar. Ketiga, menyanyikan lagu-lagu Teater Koma untuk mempersembahkan lirik yang dibuat oleh Nano Riantiarno.



Simak Video "Manfaatkan Teknologi, Cara 'Teater Koma' Tetap Eksis"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/nu2)