Spotlight

Demi Novel Saha Mansion, Begini Proses Cho Nam-Joo Lakukan Riset Mendalam

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 09 Mar 2021 15:48 WIB
Penulis Korea Cho Nam-Joo
Novelis Cho Nam-Joo segera menerbitkan novel terbaru berjudul Saha Mansion Foto: Choi Seung-do/ Pribadi
Jakarta -

Demi menyelesaikan naskah novel terbaru yang berjudul Saha Mansion, Cho Nam-Joo melakukan riset mendalam. Naskah itu digarapnya selama hampir 7 tahun lamanya, bahkan sebelum penerbitan Kim Ji-Yeong Lahir pada 1982 yang melejitkan nama penulis asal Korea itu.

Dalam wawancara kepada detikcom, Cho Nam-Joo menceritakan ada beberapa inspirasinya yang diangkat ke dalam buku.

Saha Mansion terinspirasi dari Kowloon Walled City atau pemukiman kumuh di Hong Kong yang sudah dirobohkan pada 1983. Tempat itu, lanjut Cho Nam-Joo, mirip dengan Saha Mansion karena menjadi lokasi kumuh terakhir di kawasan tersebut.

"Aku merancang Saha Mansion berdasarkan foto dan video tentang Kowloon Walled City," tutur Cho Nam-Joo.

Dalam novel terbarunya, Cho Nam-Joo menggambarkan ada banyak keluarga dengan berbagai karakter kompleks. Demi mewujudkannya, ia mencari foto dan video yang menampilkan rumah dan apartemen biasa, kawasan pembangunan, dan konstruksi.

Novel Terbaru Cho Nam-Joo Berjudul Saha MansionNovel Terbaru Cho Nam-Joo Berjudul Saha Mansion Foto: Fiksi GPU

Cho Nam-Joo juga menceritakan untuk menggambarkan Town sebagai latar cerita, ia mengamati kota-kota bisnis yang berkembang. Dengan mengandalkan industri perusahaan-perusahaan swasta besar di Korea Selatan seperti yang berada Ulsan, Changwon, dan Geoje.

"Semua itu hanya referensi. Sebagian besar latar spesifik dalam novel adalah hasil khayalan semata," sambung Cho Nam-Joo.

Riset yang dilakukan penulis kelahiran 1978 itu tak hanya soal latar saja. Untuk menggambarkan situasi di awal kemerdekaan Town, Cho Nam-Joo merujuk pada Emergency Measure Nomor 9 pada dekade 1970-an.

Ada riset lainnya yang dibuat Cho Nam-Joo. Misalnya untuk karakter cerita dalam karakter Eun-jin yang terinspirasi dari pandemi MERS dan H1N1.

Tapi, ternyata ada banyak pembaca yang mengaku teringat akan pandemi COVID-19 ketika membaca kisah Eun-jin.

Melalui novel Saha Mansion, Cho Nam-Joo seakan mengajak pembaca untuk kembali melihat berbagai kelas sosial yang ada di masyarakat serta berbagai permasalahannya.

"Kisah ini berlatar di waktu dan tempat yang tidak nyata tapi menurutku kisah yang kutulis ini adalah kisah realistis," tukasnya.

Novel Saha Mansion bahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama (GPU) kini memasuki proses pra pesan mulai 8-18 Maret 2021 di situs gramedia.com dan e-commerce lainnya.

[Gambas:Instagram]





Simak Video "Artis 'Harry Potter' Helen McCrory Tutup Usia"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/doc)