Spotlight

Misteri Bunga Wijayakusuma Merah dalam Semesta Cerita Horor Simpleman

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 16 Feb 2021 16:40 WIB
Buku Terbaru Simpleman Berjudul Ranjat Kembang
Novel Ranjat Kembang menjadi kelanjutan dari semesta horor Sewu Dino Foto: Bukune/ Simpleman
Jakarta -

Ada satu hal menarik yang patut ditelisik dalam semesta cerita horor Sewu Dino, Janur Ireng, sampai novel Ranjat Kembang yang segera terbit dalam waktu dekat. Filosofi bunga Wijayakusuma ada dalam semesta tersebut, mengapa?

Editor penerbit Bukune, Muhammad Barkah Winata, menceritakan dari timeline semesta horor soal santet kuno, Simpleman sebagai penulis mengambil filosofi bunga Wijayakusuma sebagai transformasi para tokoh.

"Ranjat ini yang artinya alur dari akar menuju akhir. Kalau sampul buku-buku Simpleman ditempelin, maka akan ada tanda bunga yang nyambung. Dari akar sampai ujung," tutur Barkah ketika mengobrol dengan detikcom.

Bagi Simpleman, lanjut Barkah, simbol bunga tersebut menjadi misteri yang lambat laun bakal terbuka.

"Sehingga judul utamanya novel ini Ranjat Kembang untuk mewakili kembang Wijayakusuma tadi," sambungnya.

Meski Barkah tidak menceritakan hubungan antara lambang bunga dengan berbagai misteri santet yang terjadi dalam novel Simpleman, tapi cerita tak akan kalah serunya.

Menurut Barkah, Simpleman punya standar tersendiri untuk membuat Thread yang ada dikembangkan menjadi novel.

"Menurutnya, ternyata setelah diceritakan kok ceritanya panjang sekali ya. Semesta santet Sewu Dino worth it banget untuk dikembangkan jadi skema novel panjang, bahkan dia lepas KKN kan karena cuma segitu saja ceritanya," kata Barkah.

Nama Simpleman mulai terkenal setelah menulis thread horor KKN Desa Penari di Twitter. Dari Thread panjang, cerita horor tentang mahasiswa dan mahasiswi yang menjalani KKN itu sukses diadaptasi ke layar lebar.

Setelah kepopuleran fenomena KKN Desa Penari, Simpleman memulai semesta santet kuno Sewu Dino. Berlanjut ke novel Janur Ireng, dan kini cerita Ranjat Kembang sebagai pendukung.

Nantinya, bakal ada satu novel sebagai pendukung lainnya yang judulnya masih dirahasiakan sampai sekarang. Di akhir semesta santet kuno tersebut, sebagai penutup ada novel berjudul Ronggot Nyowo yang diprediksi segera lahir.

Saat ini, Ranjat Kembang masih tersedia di sistem pre-order di situs bukusimpleman.com.



Simak Video "Eksklusif! Penerbit Bukune Cerita Soal Novel 'KKN DI DESA PENARI'"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/doc)