Day 1, The Story of Gank Mading SMUN 6
Senin, 13 Jun 2005 09:00 WIB
Jakarta - Mading (majalah dinding) pastinya ekskul yang nggak asing lagi buat kalian kan. Dari puluhan tahun lalu, mading juga jadi salah satu ekskul favorit di sekolah-sekolah. Kalau di SMUN 6, gimana ya cerita ekskul yang satu ini?Seperti ekskul-ekskul lainnya, kehidupan ekskul mading SMUN 6 juga mengalami pasang surut. Sejak sekolah yang ada di bilangan Mahakam itu berdiri, mading sebenarnya udah jadi salah satu pilihan ekskul. Tapi kegiatan ekstrakurikuler yang satu itu baru benar-benar mulai eksis di SMUN 6 mulai tahun 1985-an.Meski udah ada sejak puluhan tahun lalu, gank mading SMUN 6 ternyata belum punya basecamp tetap. Istilahnya mereka hidup nomaden sampai tahun 2005 ini."Kita belum punya tempat tetap buat ngumpul dan ngerjain mading. Tempatnya masih pindah-pindah, kadang di perpus, kadang di kelas-kelas. Tapi paling sering sih di perpus. Di atas jam empat kalau perpus tutup, kita baru pindah ke kelas," cerita Dian, Ketua Mading SMUN 6 periode 2005-2006 yang punya panggilang akrab Dee-dee.Dee-dee ini baru duduk di kelas satu SMUN 6. Dia didaulat jadi ketua mading mulai bulan Maret lalu. Sebelum kepengurusan Dee-dee, mading SMUN 6 ternyata sempat vakum beberapa waktu. Kenapa itu bisa terjadi? Dee-dee punya ceritanya.Katanya, tahun 2002 lalu sewaktu mading dipegang sama anak-anak kelas tiga, hanya ada sedikit anggota mading yang duduk di kelas dua. Udah jumlahnya sedikit, anak-anak kelas dua itu juga suka malas ngumpul dan datang buat ekskul. Padahal mereka sebenarnya adalah calon-calon pengurus mading periode berikutnya. Akhirnya sewaktu regenarasi terjadi karena anak-anak kelas tiga harus fokus belajar buat ujian, mading SMUN 6 pun ngegantung alias vakum. Regenarasi baru dimulai sewaktu Dee-dee dan teman-temannya masuk.Dibalik diangkatnya Dee-dee jadi ketua mading juga ada cerita tersendiri lho. Waktu regenarasi kemarin, tepatnya bulan Januari lalu. Sebenarnya bukan Dee-dee yang diangkat jadi ketua. Saat itu posisi tersebut justru jadi tanggungjawab temannya Izki. Beberapa bulan berjalan, Izki merasa nggak sanggup menjalani tanggungjawab itu. Akhirnya setelah rapat dengan anggota-anggota mading yang lain, posisi ketua mading diserahin ke Dee-dee mulai bulan Maret lalu. Izki sendiri sekarang duduk di posisi wakil ketua.Selama kepengurusan Dee-dee, mading SMUN 6 baru dua kali terbit. Hal itu terjadi bukan tanpa alasan tentunya."Mading pertama sempat ngaret 1,5 bulan. Itu karena kita masih gagap banget. Waktu masih ada kelas tiga, kita baru sekali bikin mading bareng. Tiba-tiba habis itu kita harus bikin sendiri, jadi benar-benar gagap banget. Tapi mading kedua kita nggak ngaret lagi," ujar sang Ketua Mading.Sedikit cerita soal mading SMUN 6 udah detikhot bocorin di hari pertama My Zone ini. Hari-hari berikut masih banyak kegiatan seru lain bareng gank mading SMUN 6. Dahhh (eny/)











































