Day 1, Meet Gank Tari Tradisional SMU Al Azhar

Day 1, Meet Gank Tari Tradisional SMU Al Azhar

- detikHot
Senin, 30 Mei 2005 09:00 WIB
Day 1, Meet Gank Tari Tradisional SMU Al Azhar
Jakarta - Nari tradisional? Kenapa nggak. Dari ikutan nari tradisional, gank SMU Al Azhar bisa jalan-jalan ke luar negeri. Untuk tahun 2005 ini, Turki jadi tujuan. Get ready for them guys...gank tari tradisional SMU Al Azhar.Tari tradisional pada awalnya bukan hobi yang diminati sebagian besar remaja Jakarta. Tapi mulai tahun 2003, ketika tari saman dikenalin ke sekolah-sekolah sebagai ekskul, banyak banget remaja cewek yang tertarik untuk belajar tarian asal Aceh itu.SMU Al Azhar bisa dibilang sebagai salah satu SMU di Jakarta yang jadi pelopor ekskul tari saman. Bahkan sejak tahun 1997, SMU yang terletak di bilangan Kebayoran Baru itu udah mengirim murid-muridnya untuk ikutan festival tari di luar negeri. Saat itu memang hanya saman yang ditampilkan. Namun setiap tahunnya selalu bertambah satu tarian. Tahun 2005 ini misalnya, akan ada enam tarian yang ditampilkan gank tari tradisional SMU Al Azhar di Turki.Untuk ikutan festival tari internasional, anal-anak SMU Al Azhar udah mulai latihan intesif sejak bulan Maret lalu. Enam tarian yang mereka pelajari adalah tari saman, ngarojeng, yapong, zapin, giring-giring dan gaba-gaba.Mereka dilatih oleh pelatih khusus bernama Deno, yang memang udah punya banyak banget pengalaman nari. O'ya pelatih anak-anak Al Azhar itu juga masih muda lho, umurnya aja masih di bawah 25 tahun."Saya juga pernah ikut nari tahun 2002 ke Belgia dan Belanda. Tahun 2003 ikut lagi jadi peserta dan pengajar. Tahun 2004 dan 2005 jadi koordinator sekaligus pengajar untuk ke Turki," ujar Deno.Sebenarnya festival tari internasional itu nggak hanya diikuti sama anak-anak SMU Al Azhar aja. Beberapa SMU lain, seperti SMU Lab School Kebayoran dan SMUN 6 juga lagi siap-siap untuk unjuk gigi di negeri orang. Tujuan mereka bukan Turki seperti anak-anak Al Azhar, melainkan ke Cina dan negara Eropa lain."Undangan untuk ikut festival ini datangnya dari CIOFF (International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Art). CIOFF itu badan kebudayaan yang ada di bawah UNESCO. Kebetulan pelatih Al Azhar juga anggota CIOFF, jadi kita pasti dapat tawaran setiap tahun. Sekolah lain yang mau ikutan juga bisa karena undangannya bukan untuk satu festival aja, banyak juga festival ke negara-negara lain," jelas Deno lagi.Gank tari Al AZhar berangkat ke Turki tanggal 22 Juni mendatang. Mereka akan tampil mulai tanggal 25 Juni di Yalofa International Folklore Dance Festival. Gank tari Al Azhar yang akan berangkat besok adalah gabungan dari anak-anak SMU Al Azhar 1 dan SMU Al Azhar 3. Ada juga tiga orang anak SMU Bakti Mulya 400."Sebenarnya BM (Bakti MUlya) mau berangkat ke luar juga. Tapi karena makin lama anggota tim nya makin berkurang, akhirnya kita gabung ke anak-anak Al Azhar. Kebetulan pelatih kita sama kayak pelatih mereka," tutur Melissa, salah satu anak BM 400.Di hari pertama My Zone, sedikit perkenalan tentang gank tari tradisional SMU Al Azhar udah detikhot kasih. Besok kita intip gimana seriusnya gank tari ini kalau latihan. Berhubung waktu berangkat tinggal sebentar lagi, latihan keras benar-benar jadi agenda wajibnya gank tari Al Azhar. Gimana latihan mereka, just wait and see di My Zone besok. (eny/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads