Day 3, 30 Tim Basket Bertanding Di Sky Battle 2005
Rabu, 09 Mar 2005 08:35 WIB
Jakarta - Sky Battle 2005 diserbu tim-tim basket dari berbagai sekolah di Jakarta. Dari sekian banyak tim itu ada juga yang pertandingannya bikin bosan.Pertandingan basket yang ngebosenin ini terjadi ketika tim putri SMU Tarakanita Pulo Raya berhadapan dengan tim dari SMU Avicena. Sebagai sebuah tim baru, SMU Avicena dianggap akan memberi perlawanan yang sengit ke anak-anak Tar-Q. Panitia Sky Battle dan penonton yang ada di GOR Bulungan yang tahu gimana kualitasnya tim Tar-Q ngerasa pertandingan pasti akan berjalan dengan seru.Namun yang terjadi ternyata nggak seperti yang mereka harapkan. Setelah pertandingan berjalan selama 15 menit anak-anak Avicenna terlihat selalu pasrah setiap tim Tar-Q masukin bola ke ring mereka. Alhasil pertandingan yang berlangsung selama 20 menit benar-benar bikin bosan penonton dan panitia. Sampai-sampai sang wasit pun curhat ke panitia kalau dia baru pertama kalinya sebosan ini jadi wasit. Hingga pertandingan berakhir, Avicenna tetap tidak menunjukkan perlawanan yang berarti, mereka pun harus puas dengan skor akhir nol sementara Tar-Q mendapatkan angka 45.Tapi itu cuma satu-satunya pertandingan ngebosenin yang terjadi selama berlangsungnya Sky Battle. Dari sekian banyak pertandingan basket yang digelar, kebanyakan belangsung dengan seru. Misalnya kayak pertandingan antara tim putri SMUN 6 dengan SMU BM 400. Berhubung jarak GOR Bulungan dengan SMUN 6 itu dekat banget, tim basket Mahakam itu pun didukung banyak suporter. Anak-anak BM 400 juga nggak mau kalah, meskipun jumlah mereka sedikit, mereka membuat suasana riuh juga. Apalagi permainan kedua tim ini tergolong keras. Sikut-sikutan antar pemain seringkali terjadi. Hal itu pun menyulut emosi dari suporter kedua tim. Bahkan menurut Andrevie Prameshizta, PJ Basket Sky Battle, panitia juga jadi ikut-ikutan emosi. Pertandingan seru itu harus berakhir dengan skor 61-23.Sebagai PJ basket, menurut cewek yang kerap dipanggil Revi itu, dia memang harus selalu menyaksikan setiap pertandingan. "Kalaupun nggak sempat minimal aku harus tahu skor akhir pertandingan itu," ujarnya.Selain tahu skor, Revi juga punya beberapa tugas lainnya, seperti mengawasi panitia yang bertugas jadi OT (officer table) dan memastikan setiap pertandingan tidak ada yang terhambat. "Biasanya pertandingan itu suka terhambat kalau ada tim yang telat atau yang ngundurin diri secara mendadak," jelas cewek yang juga pernah bergabung dengan tim basket Lab School Kebayoran itu."Kalau ada yang ngundurin mendadak gitu lumayan bikin repot. Aku harus telpon tim basket yang bertanding selanjutnya. Untungnya tim-tim itu mau-mau aja bertanding lebih cepat," cerita Revi lagi.Setiap harinya menurut Revi dia dan teman-temannya harus selalu pulang di atas jam delapan malam. Pasalnya pertandingan basket di Sky Battle berlangsung dari pukul 14:00-20:00 WIB. Kalaupun udah selesai dia nggak bisa langsung pulang begitu aja, masih ada beberapa urusan seperti mencatat skor dan menulisnya kembali ke papan skor yang harus dilakukannya malam itu juga."Kalau besoknya ada ulangan, aku curi-curi waktu buat belajar. Ini memang udah konsekuensinya jadi panitia, jadi aku harus ngakalin gimana caranya biar aku tetap bisa belajar," tuturnya.Sejauh ini Revi dan panitia Sky Battle lainnya cukup senang dengan antusiasme anak-anak SMA lainnya. Setiap harinya ada sekitar 200-an orang yang datang ke Sky Battle ini. Itu pun cuma yang datang ke GOR Bulungan aja. Belum lagi jika ditambah dengan jumlah penonton yang datang ke sekolah, jumlahnya bisa lebih bertambah.Buat kamu-kamu yang belum datang ke Sky Battle, jangan sedih dulu, soalnya acara ini masih akan berlangsung sampai Sabtu (12/3/2005) besok. Penampilan keren dari Jakarta Greatest View, C'mon Lemmon, DJ. Yingboi a.k.a Alex, The Side Project dan lain-lainnya akan menghibur kalian di hari Sabtu itu. Yuk ramai-ramai serbu Sky Battle 2005.Ket. foto: panitia, penonton dan berbagai pertandingan di Sky Battle. (eny/)











































