Pementasan Teater Semu
Senin, 21 Mar 2005 12:21 WIB
Jakarta - Teater Semu, teater yang isinya gabungan anak-anak SMU 50 dan SMU Perguruan Rakyat menggelar pementasan pada hari Minggu (20/3/2005) kemarin. Pementasan yang dilakukan di Graha Bakti Budaya Taman Ismail Marzuki itu berupa Lenong Kontemporer dengan judul "Cintanya Mat Sani 3: Sebuah Keputusan". Pementasan tersebut mendapat sambutan yang cukup antusias dari siswa-siswa SMU di Jakarta. Antrean pengunjung terlihat ramai di setiap jam pertunjukkan, yaitu 11.00, 14.00 dan 19.00 WIB. "Cintanya Mat Sani 3: Sebuah Keputusan" berkisah tentang percintaan anak sekolahan yang dibumbui berbagai nuansa adat dan etnis. Ada Betawi, Jawa dan Tionghoa. Alkisah, Mat Sani, keturunan Jawa-Betawi menjalin cinta dengan Fathonah, anak Betawi yang lugu dan polos. Sayangnya, percintaan tersebut tak disetujui orang tua Fathonah. Mat Sani ternyata punya penggemar. Mei Mei, seorang wanita keturunan Tionghoa yang telah bersuami menaruh hati pada Mat Sani. Suatu ketika, penculikan besar-besar terjadi. Seorang germo menculik perempuan-perempuan untuk dijadikan pelacur, termasuk Fathonah dan Mei Mei. Mat Sani ketiban sial. Ia dituduh warga sebagai orang yang melarikan Fathonah. Mat Sani tak terima. Untuk membuktikan kalau ia tak menculik Fathonah, sekaligus untuk menyelamatkan orang yang disayanginya, Mat Sani akhirnya membongkar penculikan tersebut. Dengan bantuan temannya yang "setengah perempuan setengah laki-laki", Mat Sani akhirnya bisa membebaskan Fathonah, termasuk Mei Mei. Sayangnya, begitu masalah penculikan terbongkar, hubungan Mat Sani dengan Fathonah tak berlanjut. Mereka memutuskan untuk fokus terhadap studi mereka masing-masing. Pementasan berlangsung sangat menghibur. Kemasan komedi dengan akting yang maksimal membuat pertunjukan menjadi segar. (ine/)











































