Jak Jazz 2007, Spontan Bikin Heboh

Day 1

Jak Jazz 2007, Spontan Bikin Heboh

- detikHot
Sabtu, 24 Nov 2007 01:57 WIB
Jak Jazz 2007, Spontan Bikin Heboh
Jakarta - Kembali ajang tahunan bagi pecinta musik jazz, Jak Jazz 2007 digelar. Hari pertama dibuka dengan kehebohan yang datang secara spontan memuaskan penonton.

Jak Jazz 2007 digelar selama 3 hari berturut-turut. Dari tanggal 23-25 November bertempat di Istora Senayan, Jakarta Selatan. Mengusung tema 'Paint the Town Jazz', perhelatan besar kali ini memasang 7 panggung dengan artis yang bervariatif.

Dari dalam dan luar negeri semua berbaur dalam kecintaan di musik yang sama. Konser yang dimulai sejak sore hari itu dibuka dengan penampilan Ze Paulo Becker and Bernardo Aguiar dan The Profesor di panggung yang berbeda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu disusul kemudian aksi Dewa Budjana dan Tohpati yang menyedot banyak peminat. Jelang malam suasana pun semakin hangat. Dainius Pulauskas Group dari Lithuania tampil kemudian.

Hampir berbarengan dengan Carmen Bradford & Rani Singam (USA-Singapura) dan Alex Sipiagin dari Amerika. Joona Toivanen Trio asal Finland tampil di pentas selanjutnya.

"Demi Indonesia, coba lihat kulit saya terbakar. Saya tak tahan lama-lama bersentuhan dengan matahari," ujar Olavi Louhivuori sang drumer kepada detikhot ditemui seusai pentas.

Bela Szaloki asal Hongaria tak mau ketinggalan begitu juga dengan Luciano Antonio & Zarro. Luciano tampil sangat memikat diiring suara meliuk-liuk Zarro. Perpaduan yang sempurna dari musisi asal Brazil dengan Indonesia. Shionoya Shatoru dari Jepang tampil memukau. Mereka menyuguhkan musik jazz dengan balutan tradisi Jepang. Para musisi yang terlihat muda dan tampan dengan kepiawaian bermusik tingkat tinggi.

Begitu juga saat Elfa's Big Band & Voice tampil. Penampilan mereka yang serba maksimal memaksa orang duduk tentang dan ikut berdendang. Beberapa lagu kesohor jadi andalan. Sebut saja sebuah tembang milik Carpenter 'Close to You'.

Sementara itu di panggung lain, Rieka Roeslan tak kalah membuat heboh. Bertelanjang kaki di atas pentas, mantan vokalis The Groove itu memaksa penonton bergoyang dan berputar di lagu 'Si Pantun' miliknya. Tapi itu berhasil, kendati malu-malu penonton pun terus menggerakkan badannya selama Rieka bernyanyi.

Gayung bersambut, di pojok lain Maliq and D'Essential pegang kendali. Tanpa pengumuman, spontan penonton siap-siap mengambil tempat terdepan untuk menyaksikan andalan mereka berlaga. Beberapa nomor cantik Maliq pun melantun membahana di kawasan pentas out door.

Beralih ke pojok lain, Syaharani pun tak mau ketinggalan. Memboyong tarian pantomim, panggungnya dipenuhi penonton. Pertunjukan ini jadi alternatif bagi mereka yang tak membeli tiket untuk spesial show, Bugz in the Attic.

Selama hampir sejam, band asal London itu menghibur penonton. Kendati mereka tidak datang dengan personel lengkap, penampilan mereka tak punya nilai minus sedikitpun. Penonton yang sejak sore berkeliling "jajan" jazz tak lelah terus berdiri demi Bugz in the Attic. Bahkan Ria 'Warna' dan Glenn Fredly pun tak henti bergoyang menyaksikan aksi mereka.

Secara keseluruhan konser berjalan lancar. Kendati di pentas Syaharani sempat terjadi konslet kecil yang mengakibatkan kabel terbakar. Namun semua bisa diatasi. Beberapa dari penonton yang biasa berburu jazz punya tips sendiri. Mereka membawa kursi lipat kecil sebagai tempat mereka duduk setiap kali mendapatkan sudut pandang yang tepat.

Apa yang akan terjadi di hari-hari berikutnya? Kita tunggu saja!
(yla/yla)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads