Mike Shinoda Umumkan Masa Depan Linkin Park

Dicky Ardian - detikHot
Sabtu, 21 Mei 2022 15:48 WIB
LAS VEGAS, NV - MAY 09:  Musicians Chester Bennington (L) and Mike Shinoda of Linkin Park perform onstage during Rock in Rio USA at the MGM Resorts Festival Grounds on May 9, 2015 in Las Vegas, Nevada.  (Photo by Christopher Polk/Getty Images)
Foto: Chester Bennington bersama Mike Shinoda (Gettyimages)
Jakarta -

Setelah kepergian Chester Bennington yang bunuh diri pada 2017, Linkin Park seperti hidup enggan mati tak mau. Penggemar pun bertanya-tanya soal masa depan band ini.

Mike Shinoda kini adalah orang yang paling sering ditanya soal hal itu. Bukan cuma oleh media, tapi juga para fans yang ingin tahu tentang kelanjutan Linkin Park.

Dalam sebuah kesempatan, dilansir dari NME, Mike Shinoda akhirnya menjelaskan mengenai masa depan Linkin Park. Sebaiknya, penggemar memang tidak perlu berharap banyak.

Mike Shinoda mengatakan Linkin Park tidak akan merilis lagu baru, apalagi album, dan tur. Hanya saja, ia memastikan, awak Linkin Park dalam kondisi baik.

"Yang bisa aku sampaikan, aku masih bertemu teman-teman (personel Linkin Park) sesekali," ungkapnya.

Dua tahun lalu, Linkin Park merilis lagu yang mungkin saja menjadi yang terakhir. Lagu itu berjudul Pictureboard, yang sudah ada sejak dua dekade lalu.

Bahkan bagi penggemar Linkin Park, Pictureboard bukan hal baru. Mereka tentu sudah pernah mendengar sebelumnya, tapi memang tidak pernah disajikan oleh Linkin Park dalam rilisan apapun.

"Penggemar mengetahui adanya lagu Pictureboard selama sekitar 19 atau 20 tahun. Mereka tahu lagu itu ada, tapi tidak tahu seperti apa lagu itu," kata Mike Shinoda dikutip dari Loudwire pada akhir 2020.

Gitaris Brad Delson mengenang dirinya pertama kali mendengar suara Chester Bennington dalam lagu Pictureboard.

"Bila aku tidak salah mengingat, aku ingat aku mendengarnya dan berkata, 'Hei, apa yang kalian pikirkan tentang lagu ini? Dia mengirimkan kita rekamannya'," tutur Delson.

Brad Delson juga mengatakan saat mendengar Pictureboard pertama kali, dirinya hampir menangis.

"Dia terdengar sangat kecil dan rapuh dalam bagian verse dan kamu dapat mendengar semua timbre suara dan harmoninya dan overtones pada bagian yang berat," jelas Delson.

(aay/aay)