Karya Oddie Agam Menembus Zaman

Pingkan Anggraini - detikHot
Rabu, 27 Okt 2021 13:57 WIB
Oddie Agam
Foto: hanif hawari
Jakarta -

Musisi lawas Oddie Agam bersama karya-karya musiknya tak pernah lekang oleh zaman. Lagu-lagu Oddie Agam bahkan memasuki era 2000-an masih kerap terdengar di telinga.

Tak sedikit juga generasi muda kian mendengarkan lagu-lagu miliki Oddie Agam.

Lagu semacam Antara Anyer dan Jakarta, hingga Ke Puncak Asmara masih tetap eksis meski telah berganti generasi. Penikmat musik masa kini pun tak asing dengan lagu-lagu milik pria 68 tahun itu.

Musisi-musisi muda seperti Gwen Priscilla, Andien, hingga Inna Kamarie sempat membawakan lagu Oddie Agam dengan warna yang berbeda. Namun lagu tersebut masih enak untuk dinikmati bersama.

Lagu Ke Puncak Asmara dulu dinyanyikan oleh mendiang Utha Likumahuwa dengan aransemen yang berbeda. Utha Likumahuwa membawakan lagu itu dengan nada yang lebih lembut.

Lalu Glenn Waas juga pernah berhasil membawakan suasana romantis lewat Ke Puncak Asmara.

Dari penampilan-penampilan musisi muda saat itu, lagu-lagu Oddie Agam tak kehilangan eksistensi. Bahkan lagu Siapa Tahu Jadi Presiden masih terdengar akrab hingga saat ini.

Banyak yang menyebut, tembang lawas milik Oddie Agam selalu mencari kekuatan baru di generasi muda.

Bagaimana tidak, lagu Oddie Agam terkenal pada masanya yang didengar oleh remaja-remaja saat itu. Lalu kini anak-anak muda juga mengenal karya Oddie Agam dari orang tuanya.

Oddie AgamOddie Agam Foto: Instagram Oddie Agam

Selain itu, pada 2015 Oddie Agam pernah mendukung peluncuran album karya musiknya yang di aransemen musisi-musisi muda.

Album The Great Composer milik Oddie Agam dan James F Sundah meraup kesuksesan lantaran kembali dinyanyikan oleh generasi muda. Album tersebut setelah rilis terjual hingga 135 ribu keping.

Album itu dinyanyikan ulang oleh sederet musisi muda papan atas yaitu, Yovie and Nuno, Karina Salim, Maruli Tampubolon, hingga RAN.

Momen itu sempat mendapat tanggapan dari Oddie Agam yang juga bangga dengan hasil tersebut.

Oddie Agam saat itu menegaskan, hal ini menjadi tolak ukur bagi produser untuk mendaur ulang karya lama. Upaya ini juga menguntungkan musisi-musisi lawas yang karyanya kembali diperdengarkan.

"Jadi menyampaikan ulang dengan penyanyi baru. Ini menjadi suatu tolak ukur bagi produser untuk mengkaryakan lagu hits yang sudah lama," ujar Oddie Agam saat itu.

"Banyak lagu-lagu '50-'60-an masih hidup dan mendapat pendengarnya. Remixing itu meningkatkan kembali animo pendengar terhadap lagu-lagu lama," lanjut Oddie Agam.

Kini Tanah Air telah kehilangan sosok Oddie Agam sebagai musisi terkenal. Oddie Agam meninggal dunia hari ini pukul 11.00 WIB karena sakit pada ginjal dan sesak napas.

Oddie Agam juga sebelumnya sempat dilarikan ke Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta Timur karena riwayat yang sama. Oddie Agam rencana akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Kemiri, Rawamangun, Jakarta Timur.



Simak Video "Selamat Jalan Oddie Agam"
[Gambas:Video 20detik]
(pig/dar)