Corona Ngamuk di Inggris, Ed Sheeran Positif COVID-19

Pingkan Anggraini - detikHot
Selasa, 26 Okt 2021 17:03 WIB
ed sheeran
Foto: istimewa
Jakarta -

Ed Sheeran belum lama ini dinyatakan positif terpapar COVID-19. Ia kini langsung menjalani karantina sesuai prosedur yang diarahkan.

Mengenai kabar terbaru dari Ed Sheeran ini, pelantun lagu Shape of You itu mengungkapkan rasa sedihnya. Ia sedikit bercerita tentang kondisinya saat ini melalui Instagram pribadinya.

"Hai teman-teman, ini catatan singkat saya untuk kalian. Saya sangat sedih telah dinyatakan mengidap COVID-19. Lalu saya sekarang mengkarantina diri dan mengikuti pedoman pemerintah," ujar Ed Sheeran dalam unggahannya.

Ed Sheeran mengkonfirmasi, dirinya saat ini tidak dapat melanjutkan kegiatannya bermusik dan yang lainnya, untuk sementara waktu. Ia perlu mengikuti aturan pemerintah dalam menangani penyebaran COVID-19.

"Itu berarti saya tidak dapat melanjutkan kegiatan apapun dengan pihak lain untuk saat ini," tutur Ed Sheeran lagi.

Di samping itu, Ed Sheeran mengaku masih akan menjalani sesi wawancara dan bernyanyi dalam jarak jauh. Ia berencana menjalani semua itu meski hanya dapat dilakukannya di rumah.

"Jadi saya akan melakukan sebaik mungkin wawancara maupun show yang rencananya diadakan dari rumah," jelas Ed Sheeran lagi.

Bukan hanya menyampaikan kabar dan kegiatan selanjutnya saja. Ed Sheeran juga menuturkan permohonan maafnya kepada penggemar karena belum dapat menghibur seperti biasanya lagi. Ed Sheeran berharap semua orang yang membaca pesannya ini diberikan kesehatan dan keamanan.

"Permintaan maaf ini saya sampaikan kepada siapapun yang merasa kecewa, semoga kalian semua aman dan sehat," lanjut Ed Sheeran.

Diketahui sebelumnya, Ed Sheeran dalam waktu dekat ini akan meluncurkan album terbarunya yang diberi judul Equals. Dikonfirmasi, album tersebut akan rilis pada 29 Oktober 2021.

Sebelumnya Ed Sheeran sempat memulai promosi album barunya itu. Namun sepulang dari acara Earthshot Prize di London, Ed Sheeran dinyatakan positif COVID-19.

Seperti diketahui, data kasus COVID-19 di Inggris naik lagi sejak beberapa waktu lalu. Terhitung saat ini masyarakat yang terpapar COVID-19 di Inggris telah melebihi 70 persen dari jumlah penduduk.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menjelaskan, beberapa negara memang tengah mengalami kelonjakan kasus COVID-19 meski upaya vaksinisasi sudah dilakukan. Kini Inggris menjadi salah satu dari beberapa negara Eropa yang mengalami lonjakan kasus COVID-19.

Saat ini tercatat lebih dari 50.000 orang terinfeksi COVID-19 di Inggris.



Simak Video "Positif Covid-19, Ed Sheeran Kini Jalani Isolasi Mandiri"
[Gambas:Video 20detik]
(pig/dar)