Deretan Musisi yang Colek Jokowi, Didi Riyadi hingga Coldplay

Tim detikcom - detikHot
Minggu, 19 Sep 2021 14:38 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyempatkan diri menonton Konser Guns N Roses di di Mata Elang Internasional Stadium (MEIS) Ancol, Jakarta (16/12/2012). File/detikFoto.
Jokowi dan beberapa musisi yang pernah mencoleknya. Dok. detikcom

Randy Blythe

Vokalis Lamb of God yakni Randy Blythe ternyata turut mengikuti pesta politik terbesar di Indonesia yakni Pemilihan Presiden (Pilpres).

Pada momen Pilpres 2014 lalu, ia sempat menuliskan ucapan selamat atas kemenangan Joko Widodo dan terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia.

"Maksud saya, dapatkah anda bayangkan? Hanya satu presiden di dunia ini yang mau duduk bareng dengan Anda sambil adu argumen tentang album Slayer (Band thrash metal asal California, AS) selain Jokowi. Manakah yang terbaik, Holly crap, Luar Biasa," tulis Blythe.

Tak hanya itu saja, vokalis Lamb Of God itu pun seolah mempromosikan Jokowi ke seluruh penggemarnya dengan menyebutkan jika ia adalah presiden heavy metal pertama di dunia.

"Luar biasa, tuan & nyonya, ini dia presiden Indonesia yang baru, dia seorang metalhead (penggemar musik metal) sekaligus penggemar Lamb of God. Ini bukan guyonan, ya foto ini asli. Dia juga menggilai Napalm Death, Metallica, Megadeth, dan lainnya. Holy crap! Presiden heavy metal pertama di Dunia! Wow. Seorang presiden metal head, siapa yang mengira? Amazing," tulisnya.

Coldplay

Baru-baru ini Coldplay membuat heboh dengan mengajak Presiden Jokowi untuk bergabung dalam Ban Ki Moon Centre dan menjadi koalisi advokasi atas krisis iklim yang terjadi di Indonesia dalam acara #GlobalCitizenLive.

"Jokowi, maukah kamu bergabung dengan @bankimooncentre dan koalisi penggiat iklim Indonesia di #GlobalCitizenLive dan membuat komitmen untuk bumi? Anda memimpin, maka yang lain akan mengikuti," cuit Coldplay.

Global Citizen Live adalah acara global selama 24 jam yang akan dimulai pada 25 September 2021. Acara tersebut digelar untuk menyatukan dunia mempertahankan planet bumi dan melawan kemiskinan.

Tahun ini, Global Citizen Live akan serentak dilaksanakan di beberapa kota seperti Lagos, Paris, New York City, Los Angeles, Rio, Sydney, Seoul, Mumbai, London, dan beberapa kota lain.

Hingga saat ini pun belum ada tanggapan dari Jokowi atas cuitan yang menandai dirinya itu.

Sementara itu Ban Ki Moon Centre adalah organisasi quasi-internasional berbasis di Vienna, Austria. Organisasi ini berfokus pada permasalahan global dan namanya diambil dari Sekretaris Jenderal PBB periode 2007-2016 asal Korea Selatan yakni Ban Ki Moon.


(ass/tia)