Winky Wiryawan hingga Jevin Julian Jadi Juri Electronic Music Producer Contest

Tim detikcom - detikHot
Senin, 14 Jun 2021 09:04 WIB
Electronic Music Producer Contest
Foto: Electronic Music Producer Contest
Jakarta -

Electronic Music Producer Contest (EMPC) kembali digelar. Pada ajang yang ketiga ini, Winky Wiryawan kembali dipercaya sebagai jurinya.

Selain Winky Wiryawan, ada juga dua nama lain yang juga ditunjuk sebagai juri, yaitu Jevin Julian dan Christian Rijanto. Ketiga sudah tidak perlu diragukan karena pengalamannya di industri musik dalam negeri.

"EMPC bukan sekadar kompetisi bagi para produser musik elektronik, tapi juga sebagai wadah belajar bersama. Para judges dan peserta bisa memperoleh berbagai experience baru sekaligus menjadi sarana belajar bersama-sama tentang musik elektronik. Harapannya local musician kita bukan hanya menguasai local electronic music scene, tapi juga internasional," terang Jevin Julian.

Yang menarik, pada gelaran tahun ini, ICEPERIENCE.ID sebagai penyelenggara memastikan untuk bekerja sama dengan SPINNIN' Records. Label itu diketahui menaungi banyak musisi ternama, seperti Martin Garrix, Calvin Harris, Marshmello, DJ Snake, Diplo dan masih banyak lagi yang lainnya.

Nantinya, pemenang utama dari Electronic Music Producer Contest akan mendapat kesempatan untuk merilis karya di bawah label itu.

Ini bukan kali pertama Electronic Music Producer Contest bekerja sama dengan label besar untuk berkolaborasi bersama pemenangnya. Dua tahun sebelumnya para pemenang juga berkesempatan untuk merilis karyanya di 88rising dan Barong Family.

Diopsaputra, perwakilan dari ICEPERIENCE.ID, menyebut gelaran Electronic Music Producer Contest 2021 masih konsisten dalam menyuarakan #localICEMovement terhadap kemajuan industri musik elektronik dalam negeri.

"Semangat dari #localICEMovement melalui EMPC ini adalah kami ingin mengedukasi para talenta muda Indonesia dalam menghasilkan karya musik yang berkualitas dunia sehingga dapat memperkuat ekosistem musik elektronik di Indonesia. Dengan harapan nantinya para musisi dan produser musik elektronik kita bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan mampu berkiprah di level internasional," terang Diopsaputra dalam siaran persnya.

Electronic Music Producer Contest akan dimulai pada 14 Juni hingga 16 Juli 2021. Peserta wajib menyertakan karya orisinil di platform Soundcloud dan mengirimkan tautannya saat registrasi.

Nantinya akan dipilih 20 finalis terpilih untuk maju ke 3 besar dan juara favorit.

Pada gelaran tahun ini, Electronic Music Producer Contest juga optimis jumlah submission track bisa naik dua kali lipat hingga 1.000 track dibanding tahun lalu.

(dar/dar)