Blue Mansion Jadi 'Senjata' Kedua Dewa Budjana alam Naurora

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Senin, 14 Des 2020 10:03 WIB
Dewa Budjana
Dewa Budjana. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Dewa Budjana mengeluarkan single kedua dari Naurora dengan tajuk Blue Mansion. Naurora merupakan album ke-12 dari musisi kelahiran 30 Agustus 1963 itu yang rencananya bakal dirilis pada Februari 2021.

Dalam penggarapan Blue Mansion, Dewa Budjana melibatkan musisi mancanegara, yakni Simon Phillips mengisi drum, Carlitos Del Puerto mengisi bas, dan Gary Husband mengisi piano.

Menurut siaran pers yang diterima detikcom, Dewa Budjana mengatakan komposisi dari Blue Mansion menggambarkan langkah atau gerak. "Dalam ritme lagu dan putaran melodik menjadi isyarat atau pertanda kapan saatnya menemukan kedamaian," tulis keterangan itu.

Lebih jauh, Dewa Budjana menerangkan, kata "blue" yang berarti biru dalam judul lagu itu menggambarkan kesedihan yang berulang sebagai luapan perasaannya atas kejadian saat ini.

Sebelum melepas Blue Mansion sebagai 'senjata' keduanya menjelang album Naurora, Dewa Budjana telah lebih dulu mengeluarkan single Kmalasana yang juga melibatkan Simon Phillips dan Carlitos Del Puerto.

Nyaris serupa dengan Blue Mansion yang bercerita tentang kesedihan berulang yang dialami di masa-masa saat ini, Kmalasana bertutur mengenai perenungan saat pandemi melanda nyaris di seluruh dunia dalam waktu yang bersamaan.

Kmalasana lahir sebagai cara Dewa Budjana menginterpretasikan kondisi alam saat ini.

Dewa Budjana merupakan musisi berdarah Bali dengan nama lengkap I Dewa Gede Budjana. Ia dikenal sebagai anggota grup musik GIGI.

Akan tetapi, sepak terjangnya di dunia musik tidak terbatas pada bermusik dalam band. Sebagai gitaris solo, ia telah mengeluarkan sejumlah album, di antaranya Samsara (2003), Joged Kahyangan (2013), Hasta Karma (2015), Zentuary (2016) hingga Mahandini (2018) dan lain-lain.

Belum lama ini, Dewa Budjana juga menggagas proyek musik kolaboratif yang menghasilkan lagu berjudul Satu Jalan. Dalam proyek itu ia mengajak 14 musisi.

Sejumlah musisi itu antara lain Trie Utami, Tompi, Fadly 'Padi', Once Mekel, Dira Sugandi, Lea Simanjuntak, Edo Kondologit, Sruti Respati, Ivan Nestorman, Ayu Laksmi, Uyau Morris, Alvin Witarsa (strings), Gev Delano (bass) dan Mesty Ariotedjo (harpa).



Simak Video "Curhatan Syam Permana yang Pertanyakan Royalti dari Lagunya di YouTube"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/dar)