JKT48 Rugi Besar Akibat Pandemi, Terpaksa Pangkas Jumlah Member

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Selasa, 10 Nov 2020 20:13 WIB
JKT48
Foto: (Hanif/detikcom)
Jakarta -

Ketiadaan pertunjukan langsung selama masa pandemi COVID-19 rupanya berdampak pada grup idol JKT48. Selama masa pandemi, sejumlah kegiatan di teater JKT48 tidak dapat dilakukan. Beberapa kegiatan tersebut antara lain pertunjukan teater, acara handshake hingga konser dan lain-lain.

Dalam pengumuman yang disampaikan melalui live YouTube JKT48, Melody Nurramadhani Laksani dari manajemen JKT48 mengumumkan pihaknya memang mengalami kerugian finansial yang tidak sedikit akibat tidak adanya kegiatan di teater JKT48.

Kerugian tersebut terjadi selama berbulan-bulan sehingga JKT48 kini berada dalam kondisi yang tidak ideal.

"Pertunjukan JKT48 sangat sulit untuk dilakukan. Kami menemukan cara untuk tetap bisa menyapa fans dengan live streaming dan video call. Saat ini ada sekitar 70 member dari JKT 48 dan 50 staff yang terus berusaha. Sampai November (2020), JKT48 terus melakukan semua hal yang bisa dilakukan, namun tanpa adanya kegiatan di teater JKT48, tidak dapat dilakukan dengan maksimal," jelasnya.

"Grup ini mengalami kerugian yang sangat menyakitkan beberapa bulan terakhir. Tim manajemen terus berdiskusi. Saat ini, hal yang harus kami sampaikan pada fans, dalam keadaan ini sebenarnya JKT48 tidak bisa melanjutkan aktivitasnya dan harus berhenti," sambung dia.

Meski tengah mengalami kondisi yang tidak ideal, akan tetapi manajemen JKT48 tetap berusaha mempertahankan grup itu mengingat cita-cita dan tujuan yang melatarbelakangi berdirinya grup itu.

"Tapi kami sampai pada kesimpulan, kami terbentuk karena ingin menyampaikan energi dan semangat, justru di masa pandemi ini, kami harusnya menyampaikan energi dan semangat," lanjutnya lagi.

Melody menyampaikan cara pahit yang terpaksa diambil oleh manajemen adalah dengan mengurangi jumlah member maupun karyawan. Dia juga mengatakan keputusan itu berat untuk dibuat akan tetapi itu satu-satunya cara agar tetap bertahan.

"Kami menemukan cara, cara itu adalah pengurangan jumlah member dan staff JKT48. Kami memutuskan perbahan skala besar dalam grup ini. Ini keputusan yang berat, namun kami tidak mempunyai pilihan," kata dia.

Mengenai siapa saja member yang akan keluar dari JKT48 dan berapa jumlah member yang masih bertahan dalam grup akan diumumkan dalam waktu singkat.

(srs/aay)