detikHot

music

Menilik Pergeseran Tren Musik di Masa Pandemi

Selasa, 30 Jun 2020 14:26 WIB Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Halaman 1 dari 3
HOUSTON, TX - FEBRUARY 04:  Recording artist Flo Rida performs during the Playboy party with TAO at Spire Nightclub on February 4, 2017 in Houston, Texas.  (Photo by Christopher Polk/Getty Images for Playboy) Tren musik di masa pandemi alami perubahan. / Foto: shutterstock
Jakarta -

Virus SARS-CoV-2 yang pertama kali ditemukan Wuhan, China kini telah menyebabkan pandemi global COVID-19 terjadi di berbagai belahan dunia. Karena penyebarannya yang masif dan terbilang mudah, sejumlah negara menetapkan aturan isolasi bagi warganya.

Di Indonesia, pada April hingga Juni 2020, pemerintah menetapkan adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) demi menanggulangi penyebaran virus tersebut. Warga diminta melakukan karantina mandiri dan tidak meninggalkan rumah kecuali untuk kebutuhan yang mendesak dan bekerja.

Sejumlah acara musik dan konser pun dibatalkan. Sebab gelaran musik dianggap dapat mengumpulkan orang dalam jumlah besar sehingga dikhawatirkan akan terjadi penyebaran virus dalam skala besar. Dunia musik pun berubah drastis dengan penyelenggaraan konser yang berubah virtual di mana musisi dan penonton berada di rumah masing-masing. Akan tetapi, hal itu rupanya tidak membuat penggemar musik meninggalkan hobi mereka begitu saja.

Baca juga: #Dirumahaja Bikin Musik Populer Ditinggalkan, Lagu Lawas Naik Lagi

detikcom mencoba menelusuri tren mendengarkan musik selama pandemi dari data yang diberikan oleh dua layanan mendengarkan musik digital, Spotify dan Joox. Dari data yang diperoleh dari dua layanan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendengar musik tidak terpengaruh oleh adanya pandemi.

Adanya pandemi ternyata tidak lantas membuat mereka mengurungkan ketertarikan pada musik baru, justru aktivitas mendengarkan musik meningkat meski waktu dan trennya bergeser. Menurut keterangan yang diperoleh dari Joox, apabila di hari biasa pelanggan mereka aktif memutar musik pada jam berangkat dan pulang kantor, di masa pandemi, waktu mereka memutar musik pun berubah seiring dengan adanya masa bekerja dari rumah (work from home) yang diberlakukan sejumlah perusahaan saat PSBB berlangsung.

"Kebiasaan mendengarkan musik secara digital selama masa pandemic masih tetap tinggi, pergeseran terjadi pada kebiasaan waktu mendengarkan musik. Jika sebelumnya musik banyak dikonsumsi untuk menemani perjalanan mereka, selama masa pandemic musik bergeser dinikmati untuk menemani kegiatan mereka sehari-hari (80%), dan saat mereka akan beristirahat (50%)," ungkap keterangan yang diperoleh detikcom.

Baca juga: Hammersonic 2020 Masih Terus Pantau Corona



Adanya masa karantina yang berbarengan dengan datangnya bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri juga turut mengubah kebiasaan pendengar musik yang menjadi pelanggan Joox. " Di bulan Ramadhan, pergeseran kebiasaan waktu mendengarkan musik menjadi lebih awal yaitu di saat waktu setelah melaksanakan ibadah sahur," tulis mereka.

Menurut keterangan yang diperoleh dari pendengar Joox di Indonesia, pilihan artis yang didengarkan oleh pelanggan pun mengalami pergeseran. "Selama masa pandemic apresiasi pecinta musik di Indonesia terlihat mengalami perubahan, apresiasi lebih ditunjukkan untuk musisi Indonesia khususnya para pendatang baru," kata Joox.

Untuk karya dari musisi lokal, lagu Pura Pura Lupa dari Mahen berhasil duduk di peringkat no 1 Top Chart Joox lebih dari empat minggu. Selain Mahen, Andmesh dan Mawar De Jongh juga mendapat pendengar yang cukup banyak bahkan hingga memasuki pekan keempat Juni. Selain itu, lagu dari musisi yang lebih lama berkecimpung di dunia musik, sebut saja Rossa, Noah, dan Bunga Citra Lestari juga banyak didengarkan selama masa PSBB.


Baca juga: Konser yang Berganti Wajah dalam Normal yang Baru

Lagu-lagu musisi Glenn Fredly yang meninggal dunia pada 8 April 2020 menjadi pilihan dari banyak pendengar Joox. Sedangkan musisi mancanegara yang paling banyak didengar oleh pelanggan Indonesia pada masa PSBB adalah BTS, BLACKPINK, Justin Bieber dan Alan Walker.

(srs/doc)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com