Kabar itu beredar dari kicauan Bieber di Twitter. Akun @justinbieber itu menuliskan bahwa pemerintah negara setempat tidak mengizinkannya bertandang ke sana.
"Argentinian beliebers I would like nothing more than to bring the #purposetour there but the Argentinian government won't allow it," kicaunya seperti dikutip detikHOT, Selasa (17/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Argentina I do love you. It is in fact one of my favorite places to tour. I wish this was not the case. My lawyers say it is what it is," tambah @justinbieber.
Puluhan ribu pengikutnya di Twitter langsung memberikan beragam reaksi. Dilansir Aceshowbiz, banyak asumsi yang menyebabkan pelarangan itu terjadi. Salah satu yang terkuat adalah peristiwa 2013 lalu ketika Bieber dianggap telah menginjak dan menendang bendera Argentina di atas panggung saat tampil di Bueno Aires.
Pendapat lainnya mengatakan bahwa pelarangan itu tak lain adalah karena akumulasi masalah penyanyi 22 tahun itu yang terkait hukum. Salah satunya adalah ketika penjaga keamanan Bieber menyerang wartawan 2015 kemarin.
'Purpose World Tour' merupakan perayaan atas lahirnya album ke-4 Bieber, 'Purpose'. Tur dunia tersebut dimulai sejak awal Maret dan ditargetkan selesai November mendatang. (mif/mif)











































