Tapi, alangkah terkejutnya ketika sampai di Pesanggrahan Raya No. 17, Kebon Jeruk, Jakarta Pusat, Senein (5/1/2016), terpampang plang bertulisan Hydrofarm - Lifestyle Home Gardening. Setelah melihat di internet, alamat yang sama itu memang dihuni perusahaan penyedia alat-alat bercocok tanam hidroponik bernama Hydrofarm. Keterangan itu tertulis jelas di situs resmi mereka, www.hydrofarm.co.id.
Anehnya, situs resmi Disc Tarra justru tak bisa dibuka. Halamannya berwarna hitam dengan tulisan 'Our Site Is Under Construction'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
detikHOT mencoba menanyakan pada pihak kemananan tapi tak ada jawaban. Namun, detikHOT berhasil mendapatkan keterangan dari pihak Hydrofarm melalui sambungan telepon.
"Memang di situ kantor kami juga dan sudah lama di situ. Memang bareng sama Disc Tarra, tapi kami bukan bagian dari Tarra Group," jawab suara perempuan di seberang telpon singkat.
Dari pandangan di lokasi, suasana kantor memang terasa lengang. Hanya ada satu mobil box bewarna putih yang terparkir. Namun, unsur-unsur musik masih terasa. Misalnya dengan poster pelantun 'Let It Be My Way', Andien, yang dipajang dalam ukuran besar. Terlihat juga tulisan 'Tarra Entertainment' dengan warna keemasan di salah satu bagian dinding.
Tokor ritel kaset dan CD yang beroperasi sejak 1986 itu memutuskan untuk menutup 40 dari 100 outlet di seluruh Indonesia per November kemarin. Pada 31 Desember, mereka kabarnya resmi menutup seluruh jaringan secara nasional yang mana tanggal tersebut lebih cepat dari pernyataan sebelumnya, yaitu di awal 2016.
(mif/mmu)











































