Ya, album yang dirilis awal 2014 di Amerika Serikat itu menampilkan lagu-lagu pop terbaik yang bisa diciptakan penyanyi bernama lengkap Shakira Isabel Mebarak Ripoll dan timnya. Mulai dari beragam musik pop rock, folk, sedikit reggae bahkan ska dihadirkannya dalam 15 lagu. Tentu alunan electro, drum & bass yang bertempo latin, tetap ada, walaupun tidak banyak.
Album ini dibuka oleh single hits yang banyak membuat pria terbelalak karena video klipnya, yaitu 'Can't Remember to Forget You' yang dinyanyikan duet bersama Rihanna. Bisa dibayangkan, suara dua wanita eksotis menyanyikan lagu bernuansa reggae-rock, lengkap dengan bunyi distorsi berat di bagian 'chorus'. Sangat menyentak dan pas dijadikan pembukaan.
Salah satu lagu yang sepertinya (segera) populer sebentar lagi ada di urutan ke-2, berjudul 'Empire'. Mengusung nuansa akustik, tapi 'Empire' bisa dibilang menjadi momen terbaik penyanyi 37 tahun itu menyanyikan lagu rock. Shakira sempurna dengan suaranya yang 'gelap' membawa pendengar ke babak baru kualitas musikalitasnya.
Di lagu ke-3, 'You Dont Care About Me' hadir musik pop latin yang ringan namun penuh akan instrumen-instrumen tradisional. Ketukan-ketukan 'sinkopasi' tak jarang membuat lagu ini mempunyai banyak genre, termasuk reggae. Namun, memasuki lagu ke-4 dan ke-5, Shakira muncul lagi lewat lagu electro yang dipastikan membuat semuanya mengangkat tangan ke udara.
'Dare (La La La)' lagu dance yang diramu dengan ketukan ala Brazil tapi tidak menghilangkan unsur elektro masa kini. Hasilnya? Cek klub malam setempat, mungkin para Disc Jockey (DJ) sudah memainkan 'Dare (La La La)' ke dalam 'playlist' mereka. Sedangkan di lagu 'Cut Me Deep', Shakira berkolaborasi dengan band asal Kanada bernama Magic!. Keduanya memainkan campuran antara reggae dan ska menjadi lagu yang pas dinikmati.
Lagu pop penuh cinta di urutan ke-6 dengan judul '23'. Lirik puji-pujian serta pengharapan kepada sang kekasih, Gerard Pique;, terdengar jelas. Lagu berikutnya masih dengan nuansa yang sama, bedanya ada keterlibatan synthesizer yang membuat lagu berjudul 'The One Thing' lebih ramai. Sudah bermain dengan rock, reggae, electro, kini Shakira memainkan nuansa folk di album bersampul foto dirinya yang seksi memegang gitar. Tidak mau sembarangan, pelantun 'La Tortura' itu menggandeng Blake Shelton untuk bernyanyi dan bergitar bersama di lagu 'Medicine'.
Lanjut ke lagu berjudul 'Spotlight' yang terasa sangat familiar, bahkan saat baru pertama kali mendengarnya. Lagu electro-pop yang dibubuhi sedikit rock itu seperti menggabungkan musik-musik dari Avril Lavigne, Katy Perry dan Carly Rae Jepsen, yang terdengar sepanjang 3.23 menit. Tidak percaya? Buktikan sendiri. Lagu balada penuh cinta hadir lagi setelah '23', kali Shakira menggunakan judul yang lebih sedih, 'Broken Record'. Tidak banyak instrumen, kecuali di bagian akhir ketika beberapa 'strings' menyerbu bersamaan.
Dua lagu berikutnya adalah lagu berbahasa latin, yang pertama berjudul 'Nunca Me Acuerdo De Olvidarte', yaitu versi latin dari single 'Can't Remember to Foreget You'. Tapi kali ini, Shakira menyanyikannya sendirian. Berikutnya berjudul 'Loca Por It' yang merupakan lagu daur ulang milik grup rock asal Barcelona, Sau.
Jika membeli 'Deluxe Edition', maka Anda akan mendapatkan tiga lagu lagi sebagai bonus track. Pertama adalah 'La La La' versi Piala Dunia Brasil 2014, kemudian 'Chasing Shadows' dan 'That Way'. Dua musik electro-pop yang melengkapi eksplorasi musik pop Shakira.
(hap/mmu)











































