"Kayaknya kalau masuk kamera nggak banget dan gue diet total," ujar musisi berkacamata itu.
Untuk membantu usahanya itu, Badai menyewa pelatih khusus. Ia pun rutin pergi ke pusat kebugaran. Kata Badai, pelatihnya itu cukup kejam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun semua usaha keras pria kelahiran Jakarta, 14 Januari 1978 itu berbuah manis. Bobot tubuh Badai turun 12 kilogram dari 88 kilogram. Selain ukuran bajunya semakin mengecil, ia merasakan napasnya juga lebih panjang.
Lewat single 'Mengulang Waktu', Badai siap bersaing dengan penyanyi solo pria lainnya di belantika musik Indonesia. Sebelumnya ia memang pernah menyumbangkan suaranya dalam lagu 'Mengalahkan Hati' di album terbaru Kerispatih.
Apa yang membuat Badai ketika itu memutuskan untuk ikut bernyanyi?
"Jadi dari album sampai keenam gue belum dapet izin untuk nyanyi, cuma backing vocal aja. Tapi album ke-7 ini dapat lagu yang pas, ngasih warna yang berbeda. Jadi band itu menjadi sesuatu kalau kata Syahrini, itu kalau ada variasi di dalamnya, biar fresh dan nggak boring," paparnya seraya tertawa.
(ich/mmu)











































