"Untuk pembuatan video klip yang ini nggak kayak biasanya. Ini kayak film pendek durasi sekiar 10-15 menit. Video klip ada lagunya ,dialog dan sparing. Kerjanya kayak buat film," ujar Piyu ditemui di Hot Rod Cafe, Antasari, Jakarta Selatan, Sabtu (1/30/2011).
Pria bernama Satrio Yudi Wahono itu bekerja sama dengan sutradara Fajar Bustomi untuk menggarapnya. Ide pun muncul dari Piyu dan Fajar. Film pendek dipilih karena dinilai bisa menonjolkan cerita dalam lirik lagu tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang mau ditonjolkan adalah bagaimana sebuah sakit hati biasanya larinya ke hal negatif, tapi di lagu ini justru ingin semua orang terpacu, tidak jatuh terpuruk. Rasa sakit tidak dibuat yang negatif, malah jadi semangat," jelasnya.
(yla/yla)











































