Jejouw Kalah Bidding Barang Rampasan Terdakwa Korupsi di Lelang Kejaksaan RI

Jejouw Kalah Bidding Barang Rampasan Terdakwa Korupsi di Lelang Kejaksaan RI

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Jumat, 22 Mei 2026 14:07 WIB
Jejouw datang ke BPA Fair 2026.
Jejouw ikut bidding barang yang dilelang Kejaksaan RI, tapi belum berhasil, Foto: Febryantino/detikcom
Jakarta -

Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan RI menggelar lelang barang rampasan dari perkara korupsi, salah satunya terdakwa Harvey Moeis dalam acara BPA Fair 2026. Sejumlah barang mewah milik Harvey dan istrinya, Sandra Dewi dilelang dalam acara tersebut.

Selebgram dan pengusaha fesyen Jeffry Jouw atau dikenal Jejouw, turut hadir dalam pelelangan yang berlangsung di Gedung BPA Kejaksaan RI, Kebagusan, Jakarta Selatan, Kamis (21/5/2026). Jejouw mengaku tertarik melihat langsung barang-barang rampasan dari para koruptor yang dilelang.

"Menarik banget, mobil-mobilnya bagus-bagus, koleksinya bagus-bagus. Walaupun jauh-jauh ke sini, kita nggak nyesel kok karena barang-barangnya benar-benar bagus, dirawatlah at least," kata Jejouw.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesempatan itu, Jejouw mengaku sempat mengikuti bidding untuk motor Harley Davidson. Namun, ia harus kalah karena harga motor tersebut melonjak tinggi.

ADVERTISEMENT

"Aku mau beli Harley Davidson emang, cuma lumayan kaget harganya aku patokin di 700-an (juta), tembus ke hampir Rp900 juta. Jadi antusiasnya masyarakat tinggi sekali," ujarnya.

Saat ditanya lebih lanjut, Jejouw mengatakan dirinya kalah dalam proses bidding. Menurut Jejouw, harga awal motor tersebut jauh lebih rendah sebelum akhirnya terus naik selama proses lelang.

Jejouw menjelaskan proses mengikuti lelang di BPA Fair. Ia mengatakan peserta hanya perlu membuat akun dan melakukan registrasi melalui bank yang ditunjuk.

Selain Harley Davidson, Jejouw mengaku sempat melirik koleksi lain yang dilelang, termasuk barang-barang milik Sandra Dewi. Namun, saat dirinya tiba di lokasi, barang-barang tersebut disebut sudah habis terjual.

"Istri saya bukan namanya Sandra...," ujar Jejouw sambil bercanda.

"Ya tadi penasaran juga kan, kan gembar-gembornya Harvey Moeis sama Sandra Dewi kan banyak di sini, saya mau lihat-lihat juga. Cuma waktu saya sampai sudah habis semua," lanjutnya.

Meski demikian, Jejouw mengaku sempat melihat koleksi barang mewah tersebut dan menilai semuanya dalam kondisi terawat.

"Bagus-bagus, dirawat banget," katanya.

Jejouw menyinggung soal barang-barang hasil rampasan dari kasus korupsi yang dilelang kepada masyarakat. Ia berharap kasus tersebut bisa menjadi pelajaran bagi banyak orang.

"Mirislah kalau dibilang ini. Ya kita juga nggak mau kalau ini musibah, kita semua juga pasti sedih. Tapi kalau ini hasil rampasan dari kita punya hak, ya jangan ditiru kali ya. Buat pelajaran buat kita semua untuk berbisnis, bekerja, menghasilkan uang dengan cara yang bersih dan halal," tuturnya.

Di sisi lain, Jejouw tak menampik alasan dirinya tertarik mengikuti lelang karena berharap mendapatkan barang dengan harga lebih murah.

"Penginnya sih lebih murah. Kalau nggak lebih murah, nggak usah barang korupsi deh, barang-barang lebih murah pasti saya juga pasti cari. Kan saya kan suka vintage," katanya.

Tak hanya Harley Davidson, Jejouw juga sempat melirik mobil McLaren. Namun, ia kembali gagal mendapatkan unit incarannya karena tingginya minat peserta lelang.

"Tadi maunya McLaren, cuma McLaren juga hot banget tadi jadi udah ketinggian juga harganya," pungkasnya.



(fbr/pus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads