"Mereka paling ribet soal alat. Seperti mereka butuh sound dari jenis tertentu yang mungkin di Indonesia susah," ujar David Tambunan dari promotor Future 10 Production ketika berbincang dengan detikhot, Rabu (21/7/2010).
Salah satunya adalah band yang digawangi Luke Jenner (vokal, gitar), Vito Roccoforte (drum dan perkusi) dan Gabriel Andruzzi (kibord, saxophone, bass) itu minta drum merek Ludwig keluaran tahun 60. Kebetulan di Indonesia yang punya pun bisa dihitung jari, salah satunya musisi Setiawan Djodi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah tek-tok (koordinasi) sama mereka soal alat. Kalau misalkan kita nggak ada, ya kita nanya nyiapin jenis apa," jelas David.
Bukan hanya soal alat, band yang berdiri tahun 1998 itu juga sudah berkoordinasi soal tata panggung dan lampu. The Rapture yang datang
dalam rangkaian ulang tahun restoran Potato Head itu akan berada di Jakarta selama 3 hari.
"Mungkin nanti kalau sempat kita ajak jalan-jalan ke tempat-tempat khusus dan mungkin klab di sini juga," tutur David.
Konser The Rapture akan berlangsung di Bengkel Night Park, SCBD, Jakarta Selatan dengan penampilan pembuka Monkey to Millionare dan Agrikulture feat Ras Muhammad, Tika serta Edo Wallad. Tiket dijual dengan harga Rp. 325 ribu hingga Rp. 375 ribu dan bisa didapatkan di sini.
(yla/hkm)











































