Anggun mengaku tidak pernah merasa terlalu bahagia dengan popularitas yang ia tuai berkat suskesnya bermusik. Namun ketika popularitas itu membantunya menolong sesama, Anggun pun bisa berbangga hati.
"Popularitas itu biasa saja, aku bangga dengan popularitas jika itu bisa membantu orang-orang," ujar Anggun ditemui di MO Bar, Mandarin Oriental Hotel, Jakarta Pusat, Jumat (27/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam rangka merilis album terbarunya yang diberi tajuk 'Echoes', Anggun kembali singgah ke Jakarta. Perempuan yang kini berdomisili di Prancis itu mendapat banyak bantuan dari musisi negara tersebut dalam albumnya.
Anggun terlibat langsung sebagai produser. Ia menggarap album tersebut selama dua tahun dan mengaku kesulitan dengannya.
"Bikin ini agak sedikit rumit sebab beberapa kali diganti. Aku pengen berbobot bukan cuma lirik doang tapi isi musik dan lirik harus oke. Bikin liriknya bikin pusing kepala. Temanya juga nggak pengen yang cinta aja, tapi tentang kehidupan," jelas Anggun.
Anggun mengandalkan hits 'Hanyalah Cinta' untuk album kelimanya tersebut. Dalam album tersebut Anggun menulis lagu dalam bahasa Indonesia juga bahasa Inggris. Anggun mengaku belum fasih berbahasa Prancis.
(yla/mmu)











































