ADVERTISEMENT

Kata Psikolog Lihat Banyak Anak-anak Menangis Tonton Miracle In Cell No.7

Desi Puspasari - detikHot
Rabu, 21 Sep 2022 17:09 WIB
Miracle in Cell No. 7 Indonesia
Mircale In Cell No.7 buat banyak anak menangis. Foto: Instagram Falcon Picture
Jakarta -

Film Miracle In Cell No.7 bisa ditonton semua umur. Di media sosial muncul banyak video anak-anak menangis usai menonton film yang menceritakan hubungan seorang ayah dan anak itu.

Video anak-anak di beberapa bioskop berbeda menangis usai menonton film yang dibintangi oleh Vino G Bastian itu banyak berseliweran di media sosial. Hal itu membuat Hanung Bramantyo terenyuh dan mempertanyakan hal apa yang membuat anak-anak itu sampai menangis tersedu.

"Ya Allah, nak. Saya nggak tahu ada kisah apa di balik kesedihannya. Yang jelas, ngelihat ini rasanya pengen meluk," tulis Hanung di Instagram ketika mengunggah ulang video yang viral di TikTok.

[Gambas:Instagram]




Dalam video tersebut terlihat seorang anak tak bisa menahan tangis hingga tetap duduk usai film berakhir. Beberapa anak lain mencoba menenangkan dan menguatkan anak tersebut.

Video itu mendapat tanggapan dari Psikolog Anak Rumah Sakit Pondok Indah-Bintaro Jaya, Jane Cindy Linardi, M.Psi, Psi.

"Film umumnya memang melibatkan emosi-emosi dari setiap karakter. Dari segi penceritaan, penonton dibawa masuk untuk mengenal karakter-karakternya terlebih dahulu, sehingga penonton membangun "empati" terhadap tokoh-tokoh, turut merasakan emosi dari tokoh-tokoh tersebut," jelasnya.

Adanya penggabungan elemen musik, emosi penonton mudah terbawa. Pemilihan musik atau backsound yang tepat bisa membuat penonton film hanyut terbawa suasana dan ikut merasakan apa yang digambarkan dalam film tersebut.

"Musiknya pun dipilih yang sesuai dan biasanya memang musik tersebut tujuannya untuk membangun emosi yang sedang ditampilkan dalam adegan film. Untuk anak-anak yang menangis dan memeluk orang tuanya setelah menonton, artinya mereka punya kepekaan emosi yang baik," jelasnya.

"Bisa juga nanti orang tua-orang tua yang ajak anaknya nonton, tanyakan ke anak, apa yang mereka rasakan setelah nonton film tersebut, nanti bisa digali lebih dalam," tegas Jane Cindy.

Anak-anak menangis adalah yang wajar. Itu artinya anak-anak tersebut punya rasa empati.

Jane Cindy juga sudah menonton Miracle In Cell No.7. Film tersebut dinilai Jane Cindy sangat rinci menggambarkan kedekatan, hubungan antara ayah dan anak.

"Kebetulan saya sudah menonton filmnya, memang sangat bagus dalam menggambarkan kedekatan hubungan ayah dengan anaknya. Selain itu, Vino G Bastian bisa deliver karakter Dodo sebagai individu dengan disabilitas intelektual dengan sangat baik. Hal ini juga bisa membantu masyarakat awam untuk lebih aware dengan kondisi individu dengan disabilitas intelektual," cerita Jane Cindy.

"Dan di film ini bagus sekali digambarkan soal konsep anak mengasuh orang tua pada adegan Kartika menyiapkan bekal, handuk, dan baju ganti untuk bapaknya bekerja. Kemudian mengingatkan ayahnya untuk makan, dan ketika bapaknya bekerja jualan balon pun, anaknya yang mengantarkan balon-balonnya dan meminta fee yang fair ke pembeli," terangnya.

Kondisi ini dikatakan sang psikolog banyak terjadi di dunia nyata. Ada anak yang justru melakukan itu karena kondisi orang tuanya yang tidak memungkinkan. Itu bisa mengajarkan anak-anak dengan kehidupan normal bisa tergugah rasa empatinya.



Simak Video "Kreator Korea Ungkap Alasan Garap Film 'Miracle in Cell No. 7'"
[Gambas:Video 20detik]
(pus/dar)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT