Viral Pesugihan Babi Ngepet Tergambar Dalam Cerita Musyrik

Desi Puspasari - detikHot
Jumat, 30 Apr 2021 13:25 WIB
Film Musyrik, film horor tentang pesugihan
Sahila Hisyam dalam adegan film Musyrik Foto: dok. WD Entertainment
Jakarta -

Babi ngepet, belakangan viral lantaran heboh dugaan adanya pesugihan tersebut di daerah Depok. Itu menggambarkan kenyataan masih ada lapisan masyarakat yang percaya pada cerita mistis tersebut.

Kisah pesugihan seperti itu yang misterius menjadi inspirasi untuk WD Entertainment. Dalam film berjudul Musyrik, film horor tersebut mengambil cerita tentang pesugihan.

Meski sudah lebih dari setahun belakangan ini hampir seluruh aktivitas dunia perfilman terhenti, tapi sejak awal tahun 2021 semua berangsur kembali. Salah satunya rumah produksi WD Entertainment mulai kembali menjalani syuting film terbarunya yang bertema horor.

"Ceritanya mengangkat realita kehidupan bahwa pada zaman yang sudah modern ini masih banyak yang percaya akan dunia mistis terutama pesugihan. Selama ini banyak masyarakat kita yang datang ke makam imam besar dengan tujuan berharap dapat kekayaan," kata Rofiq Ashari, produser dari film Musyrik.

Wathin ciptawan selaku executive produser menjabarkan para pemain yang dipilih untuk memerankan tokoh dalam film Musyrik ini, antara lain Wulan Guritno, Sahila Hisyam, Bishma Mulia, Mathias Muchus, Moammar Emka, Inggrid Widjanarko, wedananda, dan komika yang dipilih.

Salah satu bintang dalam film ini, Sahila Hisyam, mengaku sangat tertarik untuk membintangi Musyrik. Sahila menganggap film ini menjadi salah satu pengalaman yang tidak akan dia lupakan.

"Ini film horror yang kesekian sih, tapi film ini berarti bukan yang pertama juga. Bedanya, ceritanya lebih menonjolkan tentang Indonesia, jadi lebih excited banget ceritanya," tuturnya.

Untuk memerankan film ini, Sahila Hisyam berusaha memoles penampilannya agar terlihat lebih sederhana. Dia tak ingin terlihat sebagai anak muda kekinian.

"Dengan budaya Indonesia yang kental dan niat banget, jadi film ini pengin benar-benar mengubah penampilan. Gimana caranya biar kelihatan jadi orang kampung dan bukan orang kota. Ceritanya tidak dideskripsikan ceritanya dari daerah mana, hanya tentang cerita di Jawa," ucap Sahila Hisyam.

"Jenis film ini dibedakan dari jenis horornya, horornya bisa dibilang klenik, kayak pesugihan gitu. Sebelumnya juga pernah main horor, tapi horornya horor biasa, bukan tentang pesugihan, ini cerita horor yang tradisional," tukasnya.

Sahila Hisyam juga disinggung soal isu pesugihan yang sedang marak belakangan ini. Di mana heboh soal babi ngepet di daerah Depok, Jawa Barat yang akhirnya diketahui hanya sebuah cerita yang dibuat-buat oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Babi ngepet sendiri merupakan pesugihan yang dilakukan untuk mendapatkan uang sebanyak-banyaknya dengan cara instan.

"Percaya nggak percaya sih sebenarnya, tapi memang masih sangat kental di masyarakat kita," pendapat Sahila Hisyam soal babi ngepet.

Film berjudul Musyrik (Dosa Terkutuk) ini menceritakan tentang pesugihan dimana cerita ini masih sangat populer dikalangan masyarakat di Indonesia. Untuk proses syutingnya sendiri tentunya menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

"Film nggak murah ya, biayanya lebih mahal pastinya ada yang naik sampai 50 persen bahkan ada yang sampai dua kali lipatnya karena pandemi. Mau gimana lagi, masa iya industri kreatif film akan mati karena kelamaan vakum? Sementara kreativitas itu kan nggak boleh berhenti. Sebisa mungkin dan sehati-hati mungkin kita syuting dengan prokes yang sangat ketat," kata Emka.



Simak Video "Penjelasan Ibu di Depok Penuding Tetangga Babi Ngepet"
[Gambas:Video 20detik]
(pus/wes)