Kelly Marie Tran Merasa Badass Jadi Princess Disney Asia Tenggara Pertama

Atmi Ahsani Yusron - detikHot
Rabu, 03 Mar 2021 18:37 WIB
LONDON, ENGLAND - DECEMBER 18: Kelly Marie Tran attends the Star Wars: The Rise of Skywalker European Premiere at Cineworld Leicester Square on December 18, 2019 in London, England. (Photo by Tristan Fewings/Getty Images)
Dari Star Wars kini Kelly Marie Tran jadi Princess Disney pertama Asia Tenggara dalam Raya and the Last Dragon. (Foto: Getty Images/Tristan Fewings)
Jakarta -

Raya and the Last Dragon tayang di bioskop mulai hari ini Rabu (3/3/2021). Raya adalah Princess Disney pertama dari Asia Tenggara yang dalam film diperankan oleh Kelly Marie Tran.

Sebagai aktor Hollywood keturunan Vietnam, Kelly Marie Tran merasa bangga bisa terlibat dalam proyek Raya and the Last Dragon. Terlebih lagi dia mengisi suara Raya, sang pemeran utama yang kini resmi masuk ke dalam jajaran Princess Disney.

"Rasanya badass!" kata Kelly Marie Tran.

Raya and the Last Dragon muncul di tengah isu soal representasi dan keterwakilan orang-orang Asia di Hollywood. Walt Disney Animation Studios menciptakan sebuah film yang ide dan universe-nya datang dari budaya dan masyarakat Asia Tenggara.

Sebagai keturunan Vietnam, Kelly Marie Tran merasa keterlibatannya dalam Raya and the Last Dragon adalah sebuah hal penting. Tak hanya buat kariernya, tapi buat representasi dan keterwakilan suara orang Asia di Hollywood.

"Ini penting banget. Ngerti kan, setiap kali kita jadi bagian dari sesuatu yang menggebrak batasan-batasan dan memperluas sebuah gagasan yang sudah ada di benak seseorang," lanjut Kelly Marie Tran.

Kemunculan Raya sebagai Princess Disney pertama dari Asia Tenggara buat Kelly Marie Tran menjadi momentum penting. Raya bisa sangat mengubah pandangan banyak orang soal sosok ideal Princess Disney atau pahlawan.

"Aku tumbuh besar dalam masyarakat yang punya persepsi sempit soal seperti apa sih tampilan seorang pahlawan itu seharusnya. Jadi bagian dari proyek yang mengubah pandangan itu rasanya luar biasa. Aku bangga sekali dan berterima kasih buat semua orang yang bekerja untuk menciptakan apa yang kalian lihat di layar," tambah Kelly Marie Tran.

RAYA AND THE LAST DRAGONAdegan dalam Raya and the Last Dragon. Foto: dok. Walt Disney Animation Studios

Tak heran Kelly Marie Tran merasa badass memerankan Raya. Sosok Princess dari kawasan Heart di Kumandra ini memang beda dari Princess Disney lainnya.

Raya and the Last Dragon berkisah soal Raya yang berusaha mencari Sisudatu (Sisu), Naga yang diceritakan dalam legenda yang berhasil menyelamatkan masyarakat Kumandra dari Druun yang mengubah orang-orang jadi batu. Dalam usahanya itu, Raya terlibat aksi kejar-kejaran seru hingga duel dengan Namaari.

Elemen Asia Tenggara, khususnya Indonesia, amat dekat dengan Raya. Gaya bela diri Raya di film ini terinspirasi dari Pencak Silat. Pedang yang digunakan Raya juga terinspirasi dari Keris.

Raya juga resmi jadi Princess Disney yang paling banyak melakukan adegan aksi. Nggak ada Princess Disney lain yang melakukan adegan berkelahi sebanyak Raya dalam film Raya and the Last Dragon. Selain itu, nggak ada sosok Pangeran Berkuda atau Prince in the Shining Armor yang akhirnya muncul menyelamatkan Raya dalam film ini.

Selain Kelly Marie Tran, Raya and the Last Dragon juga diperankan oleh Awkwafina sebagai Sisu dan Gemma Chan sebagai Namaari.

Raya seeks the help of the legendary dragon, Sisu. Seeing what's become of Kumandra, Sisu commits to helping Raya fulfill her mission in reuniting the lands. Featuring Kelly Marie Tran as the voice of Raya and Awkwafina as the voice of Sisu, Walt Disney Animation Studios' Poster Raya and the Last Dragon. Foto: DISNEY/Disney
(aay/doc)