Story of Kale Auto Bikin Patah Hati

Devy Octafiani - detikHot
Jumat, 23 Okt 2020 18:37 WIB
Story of Kale
Ardhito Pramono dalam Story of Kale / Foto: (dok. Visinema Pictures)
Jakarta -

Dari semesta Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI), Story of Kale hadir. Kisahnya menggali lebih jauh tentang Kale, karakter yang diperankan Ardhito Pramono.

Dalam Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, Kale digambarkan membawa kekecewaan pada Awan, karakter yang diperankan Rachel Amanda. Ia mematahkan harapan pada Awan yang menginginkan kejelasan dari hubungan mereka.

Story of Kale mengulik tentang alasan dan filosofi cinta yang selama ini ada di benak Kale. Sebelum bertemu dengan Awan, ada perempuan lain yang pernah lebih dulu mengisi hatinya.

Ia membuat Kale jatuh cinta. Masalah pelik dalam hubungan sang perempuan dengan mantan kekasihnya makin membuat Kale tenggelam dalam keinginan untuk bisa membahagiakan gadis pujaannya itu.

Premis semacam ini tentu bukan hal asing. Seperti NKCTHI, Story of Kale menampilkan pengalaman yang pasti pernah atau tengah dirasakan pula oleh banyak orang di luar sana.

Story of Kale bukan kisah romansa yang penuh kenangan manis. Ia mengingatkan kembali kalau cinta juga punya warna lain selain bahagia.

Story of KaleStory of Kale Foto: (dok. Visinema Pictures)

Cinta tak jarang mengajarkan kecewa dan patah hati. Dan bila hal itu terjadi, butuh waktu yang seringkali tak sebentar untuk memulihkan semuanya.

Setelah Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, Angga Dwimas Sasongko turun kembali mengarahkan kisah film ini yang digaungkan sebagai spinoff NKCTHI. Ia merangkai kisah tentang Kale yang patah hati bersama penulis naskah M Irfan Ramli, yang digandeng oleh Angga juga dalam film tersebut dan beberapa film Visinema yang lain.

Naik-turun hubungan Kale dengan Dinda digambarkan dinamis sekaligus efektif. Tak banyak set yang digunakan film ini untuk menggulirkan kisahnya.

Angga menggambarkan cerita film ini dari ruang demi ruang yang menjadi arena pergulatan batin dan perasaan dua tokoh utamanya. Dari keterbatasan tersebut, emosi yang tertuang dalam naskah Irfan Ramli dimunculkan dengan amat baik oleh Ardhito Pramono, penyanyi dan musisi yang ternyata aktingnya layak diberi acungan jempol. Ia menyeimbangi Aurelie Moeremans yang tentu sudah punya jam terbang lebih banyak darinya dalam soal akting.

Story of Kale sudah dapat disaksikan mulai hari ini. Bersiaplah baper atau terkenang masa lalu saat menyaksikan filmnya.

Film ini dapat disaksikan lewat Bioskop Online.



Simak Video "Cerita di Balik Film 'Story of Kale' yang Menyesuaikan Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(doc/nu2)